Kekasihku

Gelap gulita di luar sana
Hawa dingin menusuk kulitmu
Hingga tulang belulangmu
Rintik air kian meruah

Ada keraguan dalam hati
Sudah, jangan kau pergi
Tidurlah kembali
Akan lebih bahagia kau di sini

Namun, jiwa pendidikmu
Tak menghilangkan
Kau harus pergi
Anak didikmu sudah menanti

Tak gentar, kauterjang
hujan, banjir
Basah kuyup badanmu
Menggigil tubuhmu

Rasa cemas merasuki
Rasa khawatir kian
Mendera
Sudah sampaikah?

Dering ponsel berbunyi
Dengan sigap kubuka
“Yang, Mas sudah sampai.”
Plong rasanya hati

Pujaan hati telah tiba
Alhamdulillah,
Tiba dengan selamat
Perjuanganmu masih panjang
Teruslah berjuang
Demi putra putri bangsa

rumahmediagrup/suratmisupriyadi