5 Cara Rapikan Naskahmu untuk Buku Antologi Rumedia

5 Cara Rapikan Naskahmu untuk Buku Antologi Rumedia
Assalamualaikum,
Hai para penulis hebat!
Mau enggak sih naskah kalian dikirim dalam keadaan rapi?
Apa untungnya sih?
Dengan merapikan naskah secara mandiri, sahabat bisa membuat penerbit betah membaca naskahmu.
Tahu enggak sih, ada loh penerbit mayor yang enggak mau baca naskah gara – gara tatanannya enggak rapi.
Dibaca aja enggak, lah gimana mau tembus untuk terbit?!
Selain bisa memanjakan mata tim penerbit, kerapian naskahmu itu mempercepat dalam melakukan proses editing naskah loh!
notes macbook study conference
Photo by Startup Stock Photos on Pexels.com
Apa saja sih yang perlu diperhatikan?
Simak di sini ya, Lima cara rapikan naskahmu untuk buku antologi Rumedia:
1. Buat naskah dalam satu file Microsoft word berisi tulisan sebanyak maksimal lima halaman A4, dan maksimal 100 kata profil penulis.
2. Judul tulisan, ditulis dalam huruf besar, dan nama penulis di bawahnya dalam huruf besar kecil kurung buka tutup.
Contoh:
Kalian Luar Biasa …!
(Dewi Adikara)
3. Nama penulis yang akan ditulis di buku ada di tiga tempat. Pertama, akan ditulis di cover depan. Kedua, nama yang ditulis di bawah judul tulisan. Ketiga, nama di Profil penulis.
Jadi ketiga nama tersebut harus sama. Tentukan dari awal pakai nama pena atau nama asli.
Dalam beberapa kasus, banyak penulis yang menuliskan nama di tulisan dan profil berbeda, sehingga membingungkan tim redaktur.
Jika penulis memakai nama pena, maka sertakan pula nama pena di profil penulis.
Contoh:
Nama di cover dan tulisan: Dewi Adikara
Nama di profil penulis: Dewi Adikara, dengan nama asli Melani Pryta Dewi, S. Psi.
Jika tidak ini akan menimbulkan kebingungan, dan beresiko berbeda nama antara cover dan profil.
4. Dilarang memakai nama inisial di tulisan.
Contoh salah:
Kalian Luar Biasa …!
(DA)
Contoh benar:
Kalian Luar Biasa …!
(Dewi Adikara)
5. Dalam profil penulis sertakan foto penulis setengah badan. Pilih foto  kualitas foto bagus (tidak pecah) agar saat dicetak di cover tidak blur/pecah.
Foto profil tidak boleh berdua, atau rame-rame untuk menghindari kebingungan profil penulis yang sebenarnya.
Nah kelima hal di atas bisa membuat naskah kalian lebih rapi secara teknis loh.
Salam,
rumahmediagrup/dewiadikara

14 comments

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.