Senja

Senja

Assalamu’alaikum senja, indah sangat wajahmu. Merah merona wajahmu terpancar di sudut kaki langit nan syahdu. Bagaikan gadis ayu tersipu malu yang baru saja diajak ta’aruf oleh pemuda yang kian lama diidamkan kehadirannya. Nampak garis-garis bahagia di sudut mata dan bibirnya.

Senja kala itu, tak sengaja aku buka status whatsapp teman. Dalam status whatsapp tertulis masalah rumah tangga. Mengapa Dia membeberkan masalah rumah tangganya di media sosial? Apakah tak malu Dia menuliskan konflik rumah tangga di media umum? Tidak sanggupkah mereka menyelesaikan permasalahnnya di rumah? Hingga membuat status keluarga di khalayak ramai.” Pikirku.

Aneh yaa terkadang, rumah tangga itukan rahasia berdua.
Suami itukan bagaikan selimutnya istri. Begitu juga sebaliknya istri adalah selimutnya suami.
Dia gadis muda belia yang baru membangun rumah tangga. Baru lulus dari sekolah menengah atas, gadis ini berpenampilan fashionable, sosok wanita kekinian, yang tak pernah tertinggal dengan style dan fashion.

Bertolak dengan sang istri, suaminya ini sangat sederhana dan bersahaja. Mereka terpaut usia yang lumayan jauh. Suami istri ini laksana ayah dan anak gadisnya yang mulai beranjak dewasa.
Lelaki ini sangat taat agama. Lain hal dengan istrinya yang masih perlu bimbingan dan arahan.

Suatu waktu pasangan suami istri ini dikarunia anak. Mereka sibuk mencari nama yang cantik dan keren, padahal bayi tersebut masih dalam rahim ibundanya. Ibu muda ini searching nama-nama bayi agar terlihat keren, tetapi suaminya menginginkan nama bayi mereka bernuansa Islami.

Perkara memberi nama saja diperdebatkan. Istri ingin memberi nama kekinian. Sedangkan suami ingin memberi nama yang bernuansa Islami.
“Yaank, aku ingin memberi nama anak kita, buah hati kita, jantung hati kita. Jika bayi kita laki-laki, kita beri nama Maha Raja dan apabila perempuan kuberi nama SENJA.” ungkap istrinya.
“Wah tidak humairohku, aku ingin memberi nama yang islami.” tangkas suaminya. “Owh begitu, ya sudah jika bayi kita perempuan, kita beri nama saja BA’DA ASHAR nama anak kita.” jawab sang istri sambil pergi meninggalkan suaminya.

MARI TERSENYUM, JANGAN LUPA BAHAGIA

rumahmediagrup/suratmisupriyadi

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.