Cerita Paling Menegangkan dalam "Suspense Episode" yang Berbuah Piala

Cerita Paling Menegangkan dalam “Suspense Episode” yang Berbuah Piala

Judul: Suspense Episode

Penulis: Emmy Herlina, Sukma, Masda Ifah, Asri Susila Ningrum, Purnani Andre, Rere Reynilda, Ribka ImaRi, Eunsoe, Siti Rachmawati M., Wiwin Widaningsih, Merry OT, Nanik Kristiyaningsih, Nurul Tristiati, Fuatuttaqwiyah El-Adiba, Khadijah Hanif, dan PW Widayati.

Penerbit: CV Rumah Media

ISBN: 978-623-7809-06-7

Event ke-9 Nubar Area Sumatera

Teman-teman, adakah di antara kalian yang menyukai cerita horror, misteri maupun thriller? Nah, dalam kesempatan kali ini, saya mengadakan event NuBar (Nulis Bareng) dengan tema yang lain daripada yang lain. Biasanya MA Sumatera tuh nggak jauh-jauh dari genre Romance yee, ciyee, ciyee. Tapi kali ini, saya coba jauh-jauh dari Romance, and try to out from comfort zone dengan mengadakan event Nubar berjudulkan “Suspense Episode”.

Wah, seperti apa sih? Simak saja blurb-nya:

“Terkadang kita lupa bahwa hidup tak selalu datar. Ada kejadian yang membuat jantung berdetak lebih cepat. Barangkali karena ulah manusia gila atau bahkan makhluk tak kasat mata? Inilah dia, Suspense Episode. Rasakan tiap lembar ketegangan di dalam buku ini!”

***

Berawal dari sebuah ide yang terbersit saat mengadakan challenge menulis 35 hari spesial Nubar Sumatera dan saya mengangkat tema ini pada salah satu harinya. Banyak peserta yang ngakunya baru pertama kali menulis dengan tema horror/thriller, nyatanya semua bisa kan. Luar biasa. Memang sudah sepantasnya kita sebagai penulis mencoba beragam tema untuk mengasah kemampuan menulis kita.

Akhirnya beberapa penulis saya tawarkan untuk membukukan ceritanya, sekalian membuka kesempatan bagi kontributor baru tentunya. Dari 16 cerita terdapatlah beberapa sub tema; horror, thriller atau misteri. Saya sendiri mengangkat cerita horror yang berdasarkan pengalaman nyata yang dialami oleh rekan kerja.

“Aku melirik jarum jam tangan yg menunjukkan angka sembilan. Pasti teman-teman semua sudah di ruangan jam segini. Makanya lift ini pun sepi, hanya ada aku sendiri. Kuraih ponsel, tak lupa kupasang earphone di telinga. Saat jemariku memilih daftar lagu, tiba-tiba kurasakan keberadaan seseorang di sebelahku.

Loh, bukannya tadi lift ini kosong saat aku memasukinya? Kulirik di sisi kanan. Benar saja, ada sosok perempuan, memakai baju putih-putih khas seragam perawat. Dari seragamnya mengingatkanku pada seragam mahasiswa perawat, bedanya pakaian dia terlihat kusam. Warna putihnya sudah tidak jelas lagi.”

(Sosok Perempuan di Lift oleh Emmy Herlina)

Selain itu, ada juga tema thriller, seperti tulisan Mbak Asri Susila Ningrum berikut ini:

“Gadis itu memperkenalkan diri pada dokter Nuri, ia bernama Wanda. Dokter Nuri membawa tamunya menuju sebuah ruangan yang terletak di samping rumahnya. Terdapat tulisan “Ruang Praktik” di atas pintu ruangan itu. Setelah selesai memeriksa, dokter Nuri mengetahui bahwa kandungan Wanda telah memasuki usia lima bulan.

“Baiklah, kita akan melakukannya besok. Bagaimana, Dik?” Dokter Nuri memastikan.

“Ya, Dok, aku ingin secepatnya ini dilakukan. Kira-kira butuh berapa hari, ya, Dok? Karena … aku harus membuat alasan kepergianku selama beberapa hari tersebut kepada orang tuaku.” ujar Wanda.

“Kalau sampai pemulihan biasanya tiga sampai empat hari, tergantung kondisimu nanti.”

“Lalu untuk biayanya bagaimana, Dok? Sebenarnya aku tid-“

“Tidak usah khawatir,” potong dokter Nuri, “anggap saja aku menolongmu dan kamu menolongku,” Dokter Nuri menyeringai.”

(Kuntilanak di Dunia Nyata oleh Asri Susila Ningrum)

Seperti biasa, dari ke-16 cerita tersebut ada salah satu naskah yang berhasil menjadi terbaik. Keputusan yang begitu tidak mudahnya karena mengingat semua tulisan memang layak menjadi terbaik. Setelah berdiskusi dengan manajer area lainnya serta Pak Ilham, selaku founder Nubar, akhirnya kami memutuskan satu yang berhak mendapatkan piala. Siapakah dia?

“Hanya ada aku dan Broto yang naik ke laboratorium, sedangkan dua orang teman lainnya harus menyelesaikan pemeriksaan rekaman CCTV di lantai satu. Satu per satu, barang bukti kami potret dan diperiksa dengan saksama.

“Astagfirullah!” Broto memekik pelan.

“Kamu kenapa?” tanyaku heran.

“Eh, nggak apa-apa, toilet sebelah mana, Mas?” ujar Broto dengan mata tetap tertuju ke atas lemari besar di pojok ruang laboratorium.

“Keluar pintu, belok ke kiri. Nah, toilet ada di ujung lorong,” jawabku singkat.

Aku masih asyik melanjutkan pemeriksaan barang bukti, ketika samar tercium aroma minyak kayu putih.

“Ah, paling Broto yang memakai minyak kayu putih, mungkin perutnya sedang sakit,” hati kecilku berkata, mencoba mengusir rasa penasaran yang tiba-tiba bergelayut.

Alih-alih menghilang, aroma minyak kayu putih itu semakin kuat menusuk dan memenuhi rongga hidungku.”

(Perempuan Misterius di Lantai Tiga oleh Nurul Tristiati)

Nurul Tristiati, naskah terbaik dalam “Suspense Episode”

Yup. Benar sekali. Selamat ya untuk Mbak Nurul Tristiati. Seorang ASN Polri yang juga merupakan salah satu PJ saya, akhirnya berhasil memenuhi kriteria untuk menjadi naskah terbaik. Kumpul naskah on time, ketikan rapi dan tidak banyak editan, sekaligus juga sesuai dengan tema: penuh ketegangan!

Tulisan beliau memang pantas menjadi terbaik. Tahukah kamu, katanya ceritanya juga berdasarkan kisah nyata lho. Oh my God!

Makanya sok atuh, miliki buku Suspense Episode dengan harga yang sangat terjangkau. Kalian bisa menghubungi salah satu penulis buku, bisa juga dengan langsung menghubungi saya, di nomor wa 085273642724.

rumahmediagrup/emmyherlina

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.