Teman di Balik Jendela

Teman di Balik Jendela

Emak

Bapak

Aku main dahulu

Bersama teman-teman kecilku

Kaki kecil mengayun langkah

Berlari ke kerumunan bocah penuh tingkah

Di sudut  halaman belakang

Milik  tetangga pendatang

Halaman rumah kami sempit

Rumah kami pun saling terhimpit

Lahan padat bangunan

Lahan bermain hanyalah angan

Kami para bocah yang rindu 

Berangan punya tempat bertemu

Berkumpul sesama teman bermain

Di udara terbuka penuh angin

Cukuplah sudut halaman ini

Milik tetangga yang baik hati

Pasangan tua bersama cucunya

Yang selalu ada di balik jendela terbuka

Temanku di balik jendela

Keluarlah sejenak dari kukungan jendela Tertawalah bersama kami di luar

Nikmati angin sepoi lepas di luar

Temanku di balik jendela

Nenek kakekmu memanggilmu Cinta

Memperkenalkan kami dari luar jendela

Padamu Cinta

Semula kami curiga

Kau tak mau bermain dengan kami

Di tanganmu tampak mainan yang bagus

Tak kan mampu kami minta pada  emak bapak

Kami selalu melihatnya

Senyuman  manis miliknya

Sebaik hati dia  yang perhatian

Pada kami anak pinggiran

Sungguh kami tak sangka

Engkau yang selalu ada di jendela

Melepas senyum ceria

Nyatanya lumpuh dan berkursi roda 

#Nubar

#NulisBareng

Pict. Detik.com

rumahmediagrup/hadiyatitriono

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.