V-DAY, KEMAKSIATAN BERBALUT HARI KASIH SAYANG

V-day, Kemaksiatan Berbalut Hari Kasih Sayang

Tanggal 14 februari identik warna pink dan cokelat sebagai makanan wajibnya, sehelai kartu ucapan penuh romantisme omong kosong dikenal dengan hari valentine, v-day atau hari kasih sayang. Seolah satu hari dalam setahun ini adalah hari berkasih sayang yang berlimpah ruah. Mirisnya kasih sayang itu hanya pada dia sang belahan jiwa. Hari dimana kaum muda merasa bebas meluapkan perasaanya. Satu hari yang diisi dengan hura-hura, ngumpul tak manfaat bergaya hedon, pergaulan bebas, minum-minuman keras, narkoba dan sebagainya. Mengatas namakan cinta hari itu menjadi saksi betapa dalam rasa cinta antar pasangan yang tak hahal.

Rasulullah saw bersabda: “Hari raya dalam Islam hanya dua yaitu, Idul Kurban dan Idul Fitri.” (HR. Ahmad)

Kekeringan pemahaman tsaqofah Islam membuat banyaknya pemuda muslim ikut-ikutan merakan v-day. Satu hal yang harus kita pahami bahwa perayaan v-day bukan berasal dari Islam. Jadi tak ada alasan seorang muslim merayakan sesuatu yang bukan berasal dari Islam.

Manusia Allah anugerahi ke-khas-an, salah satunya adalah ghorizah atau naluri. Mencintai dan menyayangi keluarga, lawan jenis, rasa iba itu adalah penampakan ghorizah nau’ atau naluri melangsungkan keturunan.

Naluri hanya akan timbul jika ada rangsangan dari luar. Wajar rasa cinta itu timbul jika interaksi laki-laki dan perempuan tak ada batasan. Dua insan yang terus berjumpa, sering berinteraksi yang tidak sesuai Syara, bercanda tanpa batas, pergi bareng, nonton bareng akan menimbulkan perasaan saling nyaman.

Cinta itu fitrah dari Pencipta, tak perlu dibunuh atau dihilangkan cukup kendalikan saja. Kendalikan sesuai prosedur dari Allah. Islam agama sempurna yang juga mengatur interaksi laki-laki dan perempuan. Pacaran, temen tapi deket bukanlah solusi untuk cinta. Kebutuhan jasmani dan naluri yang tidak diikat dengan aturan Allah akan menimbulkan kekacauan parah

Islam agama sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Islam menutup semua pintu gerbang menuju kemaksiatan dengan membentuk ketaqwaan individu.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (TQS. Al-Isra’: 32).

Islam juga mengajarkan kita untuk peduli sesama dengan adanya aktivitas amal ma’ruf nahi mungkar

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) ma’ruf dan mencegah dari kemunkaran. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung”(QS. Al-Imran: 104).

Islam dengan sistem uniknya menjadikan negara sebagai institusi untuk menerapkan sanksi dan menjalankan semua aturan Allah dalam penerapan sistem pergaulan Islam. Peraturan yang mengatur hubungan laki-laki dan perempuan.

“Bahwa kaum wanita pada masa Rasulullah SAW jika telah mengucapkan salam dari shalat wajib, mereka berdiri. Rasulullah SAW dan kaum pria diam di tempat selama waktu yang dikehendaki Allah. Maka jika Rasulullah SAW berdiri, berdirilah kaum pria” (HR. Al Bukhori).

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman  (QTS. An-Nur: 2).

Kenali Islam lebih dalam dengan mengharapkan ridho Allah. Aturan Islam yang menyeluruh akan menjaga kita dari kehancuran.

rumahmediagrup/firafaradillah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.