Penerbitan Informasi di Perpustakaan

Kata penerbitan, ternyata sangat umum dan sudah menjadi hal yang tidak aneh lagi bagi telinga kita. Maraknya makna penerbitan buku saat ini menjadi hal fenomenal.

Ternyata, di perpustakaan juga, kita bisa mengenal penerbitan dengan manajemennya yang baik.

Namun di perpustakaan, penerbitan memiliki tujuan melaksanakan sebuah aktifitas atau kegiatan sebagai pelayanan memberikan informasi kepada pemustaka khususnya.

Semuanya berhubungan dengan makin kompleksnya permintaan informasi yang dibutuhkan, sehingga informasi yang dibuat dalam sebuah penerbitan harus dilakukan.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa penerbitan bisa menggunakan media kertas bisa juga non kertas.

Kok bisa non kertas? Ya bisa lah. Kita kini mengenal penerbitan non kertas yaitu penerbitan bersifat digital. Dan ini berhubungan dengan elektronis.

Dimana, informasi dapat dengan mudah didapatkan pemustaka atau siapapun yang membutuhkan informasi.

Penerbitan elektronis atau digital ini, tentunya menjadi penerbitan pendukung dari penerbitan sederhana dengan penggunaan media kertas.

Hal ini akan sangat memberikan kemudahan di jaman modern seperti saat ini. Diantaranya :
1. Pemberitahuan informasi dapat dibuat dan disebarkan dengan cepat.
2. Apabila ada salah ketik, maka dapat dengan cepat pula diperbaiki, karena langsung dapat dirubah menggunakan sistem digital.
3. Penerbitan informasi dapat dilakukan secara bekerjasama dan dapat saling interaktif secara langsung.
4. Dapat segera diketahui dengan mudah, karena bisa dilihat oleh semua khalayak dari penjuru dunia manapun, asalkan ada jaringan untuk membukanya.
5. Tidak ada cetak ulang yang memerlukan waktu lama, karena cukup diedit apabila terdapat salah ketik atau ejaan.
6. Penerbitan bersifat digital ini, dapat dibeli dengan tidak membebankan biaya kepada penerbit, dengan tidak memikirkan lagi biaya penjualan eceran.

Selain kemampuan lebih yang dimiliki penerbitan digital ini, maka ada juga kekurangannya. Yaitu :
1. Penerbitan digital hanya untuk pengguna dengan kelompok kecil dari pemakai informasi yang potensial.
2. Penerbitan ini harus menggunakan teknologi yang sangat canggih.
3. Komputer atau laptop biasanya dibilang sulit untuk dibawa seperti layaknya buku. Sehingga kurang cocok untuk digunakan.

Maka, dengan penggunaan penerbitan digital ini, dalam penyebarluasan informasi sangat efisien dan dapat digunakan dengan bijak oleh siapapun pengguna.

Sumber : BMP PUST4418 Manajemen Penerbitan; Yosal Iriantara; Universitas Terbuka, 2014. Tangerang Selatan.

Foto : dokumentasi pribadi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.