Mendidik anak dengan cinta

Era moderen saat ini, banyak gaya pengasuhan yang digunakan oleh orangtua. Terlebih dengan perkembangan zaman yang semakin canggih membuat para ayah dan bunda bisa memilih cara pemgasuhan. Berbagai seminar parenting pun diadakan oleh para konselor guna memperbaiki gaya pengasuhan orangtua terdahulu. Tentu dengan adanya pengasuhan erat dengan cara orangtua mendidik anaknya. Dahulu, tak ada seminar parenting untuk mendidik anak – anak dengan penuh cinta dan kasih. Orangtua terdahulu hanya menjalankan pengasuhan dengan pola yang pernah mereka dapatkan dari orangtua mereka dahulu , dengan kata lain turun temurun dan berjalan apa adanya. Hasil pendidikan anak di rumah tanpa dibekali ilmu membuat orangtua berbuat “seenaknya” pada anak, muncullah inner child pada anak. Bekas didikan yang terluka inilah membekas dalam pemgasuhan .

Bila inner child ini tak diatasi sebelumnya , maka akan berakibat pada cara mendidik anak – abaknya kelak. Misalnya, Seorang ayah pernah dididik keras oleh kedua orangtuanya maka didikan keras ini pulalah yang akan di turunkan kepada anaknya, hingga akhirnya rantai pendidikan tidak terputus.

Innerchild ini dapat diperbaiki dengan memmutus mata rantai pendidikan yang didapat dari orangtua dahulu. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh ayah bunda

  1. memaafkan semua kesalahan kedua orangtua, bersungguh dalam memaafkannya.
  2. Ayah dan bunda harus memahami bahwa anak adalah anugerah yang dititipkan oleh Allah swt. Semua pertanggungjawaban dalam mendidik mereka akan ditanya di akhirat kelak.
  3. Membersamai anak – anak dengan penuh cinta dan kasih tanpa mengharap imbalan apapun
  4. Mendatangi konselor khusus parenting bila belum mampu memaafkan kedua orangtua dahulu.

Dengan menyelesaikan persoalan pendidikan terdahulu, tentu orangtua akan mudah mendidik anak – anaknya dengan cinta. Mendidik denagn cinta artinya mendidik anak – anak tanpa adanya beban masa lalu yang membayangi hingga seluruh curahan hati mampu diberika kepada anak. Ayah dan bunda tidak akan mudah marah, kesal dan bingung dalam menghadapi tingkah laku anak – anak. Ayah dan bund akan mudah membentuk kepribadian anak menjadi anak yang mandiri dan penuh kasih. Mendidik dengan cinta pula akan membangun akidah anak sedini mungkin agar mereka selalu taat pada Allah swt. Jadilah orangtua selalu mendidik anak dengan cinta, sebab fitrah anak itu suci.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.