Piknik dalam Bayang-Bayang Corona

Senin sore pada 16 Maret 2020, bus yang kutumpangi meninggalkan kota Batu, Malang. Selama dua hari kami berada di sana dalam rangka study tour. Saat berada di dalam bus, sebuah pesan masuk dari pak Bos, yang tidak ikut study tour. Beliau mengabarkan kalau kondisi di kotaku sedikit agak tegang karena ada berita seorang warga terkena virus Covid 19 setelah pulang dari luar negeri. Padahal, saat kutinggal kota tempat tinggalku, Cilacap, dalam kondisi ‘aman”. Makanya kami tetap melanjutkan rencana piknik ke Batu, Malang. Saat itu kota yang terkena zona merah baru Solo.

Setelah membaca pesan itu, kami semua mulai tegang. Ya, kami harus dicek suhu tubuhnya karena telah bepergian ke luar kota. Hal ini sesuai prosedur kesehatan yang berlaku saat ini.

Imajinasiku yang liar membayangkan bus yang isinya sarat dengan penumpang ini akan dimusnahkan karena bisa jadi membawa virus yang mematikan. Hiii … segera kubuang jauh-jauh pikiranku itu. Mungkin efek sering menonton film.

Esoknya, Selasa sekitar pukul tiga pagi tanggal 17 Maret 2020 bus tiba di kota Cilacap. Lebih cepat dari jadwal. Semua penumpang termasuk aku dan kru bus Ryan di data lalu dicek suhu tubuhnya oleh Tim KKP Kabupaten Cilacap.

Penumpang dilarang turun dari bus sebelum diperiksa. Padahal ada yang kebelet ke toilet dan itu harus ditahan. Satu persatu kami dicek. Alhamdulillah, suhu tubuh kami semua di bawah 37,5 derajat C.

Setelah itu, penumpang harus memantau sendiri kesehatannya selama 14 hari. Jika sakit, harus lapor.

Oya, kami berangkat ke Malang Sabtu siang tanggal 14 Maret 2020. Waktu itu masih ‘aman’. Kemudian, jeng jeng jeng … malamnya terdengar berita kalau Gubernur Jateng meliburkan sekolah, juga mendapat info kalau Menhub positif Covid 19.

Mulailah adrenalinku naik, ditambah masuk ke wisata Jatim Park 1. (Di sana wisatawan juga di cek suhu tubuhnya.) Ya sudah, sekalian saja naik wahana-wahana extrim semacam Pendulum dan masuk Keraton Hantu.

Semoga wabah corona segera mereda. Aamiin

rumahmediagrup/windadamayantirengganis

Penumpang bus dilarang turun sebelum dicek suhu tubuhnya
Antri sebelum masuk Jatim Park 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.