Mati Itu Pasti

Mati Itu Pasti

Kawan, perbanyaklah mengingat kematian agar selalu tumbuh keinginan untuk beribadah, jangan biasakan hati dengan perbuatan mungkar.

Khawatirlah jika suatu saat ia tak lagi bisa membedakan antara kebaikan dan keburukan.
Setiap perbuatan dosa yang kita kerjakan akan meninggalkan bintik hitam di hati.

Semakin sering melakukan, bintik hitam itu akan semakin tebal hingga tertutuplah hati seoalah mati. Ia tak akan resah meski telah berbuat salah. Hati akan tetap tenang meski sudah bertindak semena-mena. Tak ada lagi haru saat mendengar lantunan kalam illahi. Tak akan lagi peduli saat kemaksiatan terjadi. Hatinya telah mati dan Tuhan tak lagi peduli.

Segerakan taubat, jangan sampai kita merasa suci, apalagi berfikir tak punya dosa sama sekali. Muhammad bin Kabal Qurazhi berkata bahwa taubat dilakukan dengan empat hal, yaitu dengan beristighfar dengan lidah, melepaskannya dari tubuh, berjanji dalam hati untuk tidak mengertjakannya lagi, dan meninggalkan teman-teman yang buruk.

Sesali setiap kesalahan yang telah kita kerjakan, iringi dengan istighfar resapi dengan penuh keinsyafan, dan berjanjilah untuk tidak mengulangi. Allah maha pengampun, sebesar dan seberat apa pun dosa kita jangan ragu untuk terus memohon ampun kepada-Nya.

Jika masih ada dosa yang belum dimaafkan, hutang yang belum terlunaskan, janji yang belum ditepati, segera diselesaikan. Kita tak pernah tau kapan ajal itu akan datang.

Semoga kita semua mampu menggapai khusnul khatimah karena ia merupakan karunia besar dari Allah untuk seorang hamba. Semoga Allah mewafatkan kita dalam keadaan berdzikir mengucap kalimat thayyibah, lailaha ilallah.

By: rumahmediagrup/vita

3 comments

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.