Meranggas

Meranggas

Sebagaimana aku

Sebatang pohon, kian menua dan sendirian

Di tengah padang gersang

Dengan sedikit dahan dan  dedaunan

Berusaha terus  bertahan

Dari terik dan hembusan angin kencang

Saat daun-daun tua gugur

Pucuk-pucuk hijau bergegas muncul menyembul

disambut ulat-ulat kecil

yang melahap dan membuatnya rusak mengering

Dalam tanah kering, akarnya terhujam

Menggenggam mencengkeram

Di ambang batas daya dan kekuatan

Seperti halnya aku

Yang kian renta

Tiada lagi daya

Laksana sebatang pohon, sendirian

Yang tak sempat berbunga pun berbuah

Yang dahannya  meranggas, pokoknya mengering

Yang akarnya tak sanggup lagi mencengkeram

Hingga akhirnya tumbang dan mati

Seperti halnya diriku ini

Yang tidak lagi dipeduli

Terdiam dalam sunyi

Sendiri

rumahmediagrup/sinur

#RMG_Puisi_sinur01

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.