Lahir di Saat Wabah Corona

Lahir di Saat Wabah Corona

Wabah corona ini bukanlah urusan kecil. Ini menjadi urusan dunia. WHO selalu meminta semua negara transparan dengan kondisi di masing-masing negara. Hal ini agar WHO turut serta mengambil langkah-langkah terbaik untuk negara tersebut.

Di saat gencarnya corona, kami sedang menanti kelahiran. Sebenarnya kelahiran ini sudah dipantau sejak Januari 2020. Saat itu belum ada sama sekali info kepada kami tentang corona. Kami pun belum menyadari hingga awal Februari 2020. Sebenarnya sang cabang bayi sudah mulai menunjukkan perkembangan yang pesat.

Kelahiran itu seyogyanya akan diketahui pasti pada 25 Februari 2020. Namun saya sebagai penanggungjawab harus menjalani opname selama 4 hari di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bekasi. Saat itu sedang suatu keperluan mendesak namun kondisi tubuh ngedrop akibat tifes dan DBD.

Proses kelahiran tertunda. Lho, kok bisa, ya? Kelahiran tertunda gara-gara penanggungjaawab sakit. Semua pekerjaan terhenti. Saya harus fokus proses penyembuhan. Ini semua akibat meremehkan suatu penyakit yang sudah diderita sejak awal Februari 2020. Ya, tifes itu. Sebenarnya sudah beberapa kali berobat tapi kurang istirahat dan bla, bla, bla ….

Bersyukur sehat datang. Aktivitas mulai sedikit demi sedikit berjalan. Akhirnya proses kelahiran berlanjut. Wabah corona mulai masuk ke Indonesia. Penyebarannya kian merebak. sang cabang bayi pun sedikit tertunda karena proses pengajuan ISBN dari perpusnas ditutup untuk sementara waktu. Lho, kok apa hubungannya menunggu kelahiran dengan pengajuan ISBN? Ya, ini adalah kelahiran buku pertama kami di Rumah Media. Buku itu tentang Tokoh Pendidikan Dunia. He, he, he … kirain bayi manusia, ya.

Buku ini diberi tambahan judul Jilid 1 karena antusiasme para kontributor untuk menulis Jilid 2. Wal hasil dua buah judul selesai. Aktivitas terus berlanjut, proses Nubar Rumedia (Nulis Bareng) juga terus berjalan. Saat ini sedang proses menulis buku MT2PD dan saya sebagai pijenya (penanggungjawabnya). Wabah corona semoga berlalu, proses kelahiran (terbit-red) buku terus ditunggu.

rumahmediagrup/saifulamri

4 comments

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.