Oh Corona

Menjelang pagi sesungging senyum. Selamat aku dari kejaranmu. Kutahu kau selalu mengintai nyawaku. Corona dari Wuhan sebagai tangan malaikat Ijroil mencabut nyawa. Nyaris dua bulan sudah aku menghindar darimu. Kujauhi wajahku. Kuhalau jemariku. Tak mau lagi kudirengkuh hangat tubuhmu, yang dapat membunuhku. Biar, kita tak bertemu. Pergilah Coronaku. Dari bumiku. Dari mimpiku. Dari hidupku. Kuingin hidup lebih lama lagi. Majayus Irone(Budayawan)/Rumedia.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.