Packing Tanpa Pening

Semua perjalanan tentu butuh bekal, kawan. Main ke tetangga saja minimal perlu bawa cerita. Ke tempat yang lebih jauh, pasti butuh bekal sesuai lamanya waktu. Yang singkat mungkin hanya perlu bawa dompet dan telepon genggam, sedangkan yang lama dan jauh, bisa jadi ke tempat asing, tentu memerlukan bekal yang kompleks dan komplet.

Bekal perlu disusun supaya di jalan kita tak manyun. Menyusun perjalanan plus perbekalan enaknya pakai rencana, agar tenang yang datang, bukannya berang. Sebelum memikirkan perbekalan, apakah kamu sudah tahu mau berangkat ke mana?

Mari sini duduk, kita simak apa saja yang perlu dilakukan sebelum memulai perjalanan?

  1. Tentukan Tujuan.
    Ini paling krusial. Tanpa tahu tujuan tentu kita tak dapat memperkirakan apa saja yang harus dibawa. Masa iya sih berjalan ke tempat dingin bawaannya pakaian tipis semua, atau sebaliknya ke lokasi panas bawa pakaian tebal. Mau wisata lapangan isi kopernya baju blink-blink untuk kondangan? Salah bawaan ongkosnya jadi lebih mahal. Juga, bikin tak enak teman seperjalanan.
  2. Tentukan Kebutuhan Pribadi
    Pakaian luar, pakaian dalam, aksesoris, alat mandi, kosmetik, obat-obatan, makanan. Rinci semua kebutuhan. Kebutuhan lho, bukan keinginan. Tulis saja dulu, edit belakangan.

Saya biasanya mengurutkan kebutuhan kami seperti begini. Diseleksi sesuai usia dan gender.

🔴Pakaian luar:
Baju kaus, kemeja, rok, celana, gamis, jaket, jilbab.
🟠Pakaian dalam:
CD, BH, kaus dalam, pembalut/pantiliner, ciput.
🟡Aksesoris:
Peniti, jam tangan, kaus kaki, sandal/sepatu.
🟢Alat mandi:
Handuk, sikat gigi, pasta gigi, dental floss (yang terbiasa pakai jangan lupa bawa), sabun badan, sabun muka (kalau saya bisa sabun badan untuk muka juga), shampoo, sabun cuci. Semuanya bawa dalam ukuran kecil.
🔵Kosmetik:
Untuk perempuan, kosmetik kadang jadi bagian yang ribet. Untuk pembersih wajah saja pakai macam-macam. Coba deh, direduksi sebentar. Cukup bawa micellar water, kapas, tissue, pelembab, dan bedak two way cake.
🟣Obat-obatan:
Vitamin C dosis tinggi, minyak tawon, minyak kayu putih, paracetamol.
🟤Makanan:
Cokelat, biskuit, permen. Pertolongan pertama pada kelaparan sekaligus memenuhi kebutuhan energi.

Catatan:
✅Bawa mukena bila perlu. Kalau saya berjalan lebih senang pakai baju lebar, jadi tak butuh mukena.
✅Bawa juga kantong plastik besar untuk menyimpan pakaian kotor (bila tak sempat mencuci) dan plastik kecil untuk membuang pembalut.

Setelah 7 kebutuhan itu didata, coretlah yang kurang penting atau dirasa berlebih. Coret juga yang bisa didapatkan di tempat tujuan dengan mudah.

  1. Tentukan Wadah
    Koper atau ransel? Pertimbangkan baik-baik. Koper kapasitas lebih 7 kg tentu tak akan masuk di kabin pesawat. Koper besar lebih nyaman diletakkan dalam bagasi. Bila tetap mau pakai koper dan masuk kabin, pilih koper kecil berkapasitas di bawah 7 kg.
    Ransel yang relatif lebih ringan cocok digunakan bila perjalananmu dengan berpindah-pindah moda, atau ke tempat tujuan butuh banyak jalan kaki. Pilih ransel yang sesuai standar agar bahu, punggung, dan pinggangmu tak kelebihan beban.

Namun, semua kembali lagi pada kenyamanan kamu sebagai traveler, lebih mudah bawa yang mana?

  1. Tentukan Perlengkapan Tambahan.
    Berjalan untuk wisata tentu kurang lengkap tanpa dokumentasi. Persiapkan gawaimu dengan hati-hati. Sediakan charger, baterai cadangan atau powerbank. Cek juga memori. Jangan sampai lagi asyik cekrak-cekrik tiba-tiba muncul pemberitahuan memori penuh alias tak bisa menyimpan lagi.
    Catatan:
    ❗Beberapa negara lubang stekernya beda dengan Indonesia. Kita umumnya bersteker 2 kaki, sementara di Eropa umumnya bersteker 3 kaki. Untuk jaga-jaga, sediakan saja adapter colokan 3 kaki.
  2. Tentukan Posisi
    Sekarang waktunya menyusun…

Untuk pakaian, gulung rapat semuanya dan susun berdasarkan prioritas pemakaian. Pakaian yang akan segera dipakai letakkan paling atas. Pakaian dalam letakkan di bagian tepi agar tak perlu mengobrak-abrik pakaian besar demi mencari si kecil ini.

Aksesori, kosmetik, obat, makanan, letakkan masing-masing dalam wadah tersendiri. Bila ada yang dipakai dalam perjalanan (sebelum tujuan), letakkan dalam posisi mudah untuk diambil sewaktu-waktu, atau bisa juga masukkan ke tas tangan.

🚫Kalau kamu bepergian ke luar negeri, jangan pernah simpan paspor di koper atau ransel besar. Simpan paspor, tiket, uang, hp, buku kecil, pulpen, di tas/dompet kecil yang selalu kamu bawa ke mana pun.

Demikianlah 5 ketentuan yang biasa saya lakukan ketika travelling. Alhamdulillah tiap perjalanan selalu mudah dan menyenangkan. Tak repot soal barang, hanya perlu waspada memperhatikan anak-anak yang ikut serta.

Bagaimana, ready to go?

RumahMediaGrup/FifiAlfida


2 comments

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.