Ananda di Pondok Pesantren

Assalamu’alaikum Warah matullahi wabarakatuh

Apa Kabar, Nak? Semoga kalian selalu dalam lindungan Allah yang Maha Segalanya.

Surat ini adalah sebagai pengganti kehadiran Ibu dan Bapak bersama kalian kalau ternyata lockdown akan diberlakukan di sana.

Kalian pasti sudah mendapatkan info tentang virus corona yang sedang mewabah di mana-mana.

Tetaplah menjaga kebersihan seperti yang selalu kita biasakan di rumah, rutinkan meminum vitamin yang Ibu kirimkan. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh kalian. Semakin rajin tilawah dan menghafalnya, juga makin khusyuk meminta perlindungan kepada Allah.

Nak, untuk menghindar dari virus corona ini. Kita masih bisa mengusahakannya.

Namun ada sesuatu yang pasti dan tidak tahu kapan ia menemui kita. Itu adalah kematian. Dimana pun kita berada ia pasti akan dapat menemukan kita.

Keputusan untuk menutup akses masuk dan keluar dari pihak pondok, ini adalah yang terbaik. Seperti yang dilakukan para sahabat Nabi di zaman dulu.

Ibu yakin kalian pun sudah paham dengan keputusan yang telah ditetapkan ini.

Ibu bisa rasakan betapa rindumu begitu penuh menyesakkan dada. Ibu pun merasakan hal yang sama.

Namun saat ini Allah meminta untuk menunda sesaat pertemuan, demi kebaikan kita juga. Karena Allah pasti punya rencana yang indah untuk kita. Sabar dan terus bersangkabaik kepada Allah.

Insya allah semua akan indah pada waktunya.

Ibu bisa rasakan betapa rindumu begitu penuh menyesakkan dada. Ibu pun merasakan hal yang sama.

Ibu titipkan kalian kepada Allah yang Maha menjaga.
Biar Allah saja yang menemani kalian di sana. Karena Allahlah yang mampu melakukan yang terbaik untuk kalian.

Doa ibu dan Bapak untuk kalian semoga selalu disehatkan, dikuatkan dalam menjalani hari-hari ke depan. Selalu dalam penjagaan dan perlindungan Allah. Amin Ya Rabal Alamin.

Doakan Ibu dan Bapak juga selalu sehat dalam melaksanakan tugas di sini.

Dari Ibu dan Bapak yang sangat menyayangi kalian.

Wassalamu’alaikum Waramatullahi wabarakatuh.

Sebamban Bumi Bersujud, 16 Maret 2020

Ditulis 2 hari sebelum diberlakukan lockdown di pondok pesantren dua nanda kami.

Oleh Hamni Azmi, Ibu dari anak -anak yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren

stayathome/ stayhealthy /lockdownterbatas

Rumah Media Grup/ Hamni Azmi

Tulisan pada fb Hamni Azmi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.