Mimpi

Ah, mengapa mimpi itu selalu hadir?  Aku heran. Bayangan mereka selalu saja muncul dalam mimpiku akhir2 ini. Mungkinkah aku yang merasa bersalah ataukah rasa rindu ini ? Ataukah karena rasa takut yang menghantuiku dengan pemberitaan banyaknya korban akibat wabah yang sedang melanda dunia termasuk negara ini ?

    Hampir setiap malam beberapa hari ini aku selalu mimpi melihat orang-orang yang sudah meninggal, terutama almarhum ayah.   Aku merasa ayahku masih ada dan merasakan apa yang kurasakan saat ini. Aku melihat ayah sedang bersamaku namun tiba-tiba sosok itu pun menghilang begitu saja. Apakah mungkin karena minggu ini aku ga berkirim do’a untuknya karena aku lagi berhalangan? Ataukah itu hanya efek kesedihanku saja?

     Setiap kamis sore,  sejak Ibu meninggal aku selalu sempatkan mampir dulu ke rumah yang kini menjadi bagian adikku. Rumah itu peninggalan orang tua. Karena adikku tinggal di Bandung jadi aku yang harus merawat rumah itu. Tiap pagi sambil berangkat kerja aku matiin lampunya atau kalau lagi terburu-buru aku menyuruh bibi, pembantuku memadamkannya. Dan bila pulang kerja aku mampir ke rumah itu untuk menyalakan lampunya. Jika hari Kamis sore aku agak lama diam dulu sambil sholat ashar dulu di sana karena kalau pulang kerja aku belum sempat sholat ashar di tempat kerja. Aku selalu ingin buru-buru pulang. Setelah sholat ashar aku berziarah ke makam ayah. Atau terkadang aku mengaji dulu sampai waktu sholat isya tiba. Baru setelah itu aku pulang ke rumahku yang letaknya kurang lebih 300 meter. Makam ayah letaknya dekat dengan rumah, yang merupakan makam keluarga dari ibu. Biasanya ibu yang selalu rajin tiap Jumat pagi berziarah ke makam keluarga. Aku jarang berziarah ke makam ayah karena letaknya agak jauh dari rumahku. Namun sejak ibu meninggal, aku harus berusaha untuk selalu berziarah ke makam ayah tiap kamis sore . Sedangkan kalau Jumat pagi sebelum berangkat kerja aku usahakan untuk berziarah ke makam ibu dan adekku. Kebetulan kalau makam ibu letaknya di pemakaman umum yang letaknya dekat dengan rumahku. Sedangkan adikku dimakamkan di tanah keluarga istrinya yang berseberangan dengan makam ibu.

        Begitu seringnya mimpi itu hadir membuatku berpikiran yang aneh-aneh. Aku jadi teringat akan kematian. Kata orang jika sering bermimpi dengan orang yang sudah meninggal ada kemungkinan dia minta dikirim do’a ataukah kematianku sudah dekat ? apalagi saat ini aku sedang merasakan tubuh yang kurang fit. Ah, hanya atas kehendak-Nya semua bisa terjadi. Kita sebagai makhlukNya jangan terlalu berprasangka buruk. Kita serahkan semua padaNYa. Mungkin ini hanya pikiranku saja yang sedang kacau karena isu wabah virus corona yang sudah membuat masyarakat resah dan sudah menelan banyak korban. 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.