Menjauhlah C-19, Kami Ingin Nyaman dalam Ramadhan

Bismillah, pagi di jum’at berkah. Semoga kita semua masih diberikan naungan penjagaan rahasia-Nya. Aamiin Yaa Rabbal’alamiin 🤲

Keresahan yang semakin menohok diri, disaat-saat seperti ini, hanya menambah kegelisahan tak berarti.

Namun kitapun harus ingat, untuk selalu menjaga kekuatan Iman dan kesehatan daya tahan tubuh kita. Agar selalu bisa menjalankan aktifitas dengan niat yang baik pula.

Semua cara boleh kita lakukan, dan untuk saat ini memang harus dan wajib dilakukan. Sosial distancing, penggunaan antiseptic, masker dan apapun itu, serta tetap diam di rumah.

Bisa dibayangkan, bagaimana jika ada pihak-pihak tertentu yang memang terpaksa harus melaksanakan tugasnya di luar rumah.

Lakukankanlah dengan penuh kesadaran, tetap menjalankan perintah meski penuh dengan kewaspadaan.

Tetap bertindak preventif dan menyadari bahwa wabah yang kini datang, adalah merupakan bukti kekuasaan dan keagungan-Nya.

Bagaimana bisa kita lalai menjalankan perintah-Nya, sementara kita ingin rahmat dan kasih sayang-Nya.

Segeralah kembali ke jalan yang diridai-Nya. Ini sebuah bukti, bahwa manusia segagah atau setinggi apapun posisi jabatannya, tetaplah manusia biasa sebagai hamba Allah Swt.

Tak ada apapun yang bisa manusia sombongkan di dunia ini. Segera berlarilah menuju keselamatan dan perlindungan kasih sayang-Nya.

Saling memberi nasihat yang baik akan mewujudkan kebaikan itu. Semoga kita semua bisa saling mengingatkan kepada jalan kebaikan.

Kembali kepada wabah yang viral saat ini, segera musnah atas ijin Allah swt. Atas kehendak-Nya lah, semoga kita bisa menyambut bulan Suci Ramadhan yang sangat kita harapkan nyaman, menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya.

Do’a kan selalu tercurahkan. Bagi yang sakit, segera kembali sehat, yang sehat tetap menjaga agar kuat dan tetap menghasilkan wujud dari setiap mimpi-mimpi indah kita.

Menjauhlah wahai C-19, kami masih ingin nyaman dalam kebersamaan, menjalankan kegiatan di bulan Ramadhan. Tetap sehat, semangat dan mari kita ceriakan kembali hati.

Foto : dokumentasi pribadi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.