Satria Kucing

“Satria! Jelita! Berhenti!”, seru ibu melihat keriuhan anak-anaknya. Sungguh melewati liburan kali ini penuh dengan tantangan. Satria dan Jelita sangat suka bermain. Apalagi jika bermain olah fisik seperti lari-larian. Kali ini mereka berdua sedang lomba lari. Awalnya memang lomba lari, tapi berakhir dengan adu mulut memperebutkan siapa yang juara.

“Satria! Jelita! Berhenti ya anak soleh, soleha! Hari sudah sore. Sebentar lagi magrib. Ayo solat dulu!”, seru ibu sambil geleng-geleng kepala melihat keduanya.

“Eh aku dulu yang masuk kamar mandi”, ujar Jelita. “Aku dulu!”, balas Satria sambil mendorong Jelita sampai terjatuh.

“Aww! Sakit!”, seru Jelita. Ibupun kaget mendengar jeritan Jelita. Ibu segera beranjak dan mendapati anak perempuannya sudah tersungkur di depan kamar mandi. Sedangkan Satria sembunyi di kamar. Jelita sesenggukan sambil menahan sakit.

“Ya Alloh! Sayang, anak soleh dan solehahnya Ibu kok begini? Katanya mau mandi? Kalau rebutan kamar mandi, mandinya jadi tidak?”, Tanya Ibu sambil membasuh luka Jelita dengan cairan pembersih luka.

“Kakak dan adik harus rukun. Kakak Jelita juga harus baik sama adik, begitu juga sebaliknya. Ehya, Satria walaupun masih kecil harus jadi pelindung bagi Ibu dan Kakak Jelita”, jelas Ibu. Satria yang berada di tempat persembunyian, segera keluar ketika mendengar Ibu mulai bercerita tentang kisahnya bersama kakak-kakak Ibu dulu.

Haripun berganti, namun tidak mengganti kebiasaan Jelita dan Satria untuk saling mengejek, mendorong dan lainnya. Ibupun hanya mampu mengingatkan setiap waktu.

Taraaaa! Kini sudah waktunya Satria dan Jelita berkunjung ke rumah Nenek. Setibanya di rumah Nenek, olala! Ternyata Nenek mempunyai banyak kucing baru. “Hey, kucing warna abu-abu ini lucu sekali!”, seru Jelita memberitahu Satria.

“Ingat! Bermain kucingnya barengan ya! Hati-hati biar tidak digigit!”, seru Ibu mengingatkan.

Jelita dan Satria langsung menggangguk kemudian bermain bersama. Kali ini tidak ada acara rebutan kucing. Jelita dan Satria lebih memilih duduk berdua di sudut teras sambil menimang-nimang kucing kecil. Ehm, ada banyak kucing kecil! Ada warna hitam, abu-abu, coklat putih, hitam putih coklat juga ada.

Satria kesana kemari bermain tali dengan kucing-kucing kecil. Tak jarang kucing kecil tersebut  menggigit tali yang diayunkan Satria. Lalu datang kucing baru, besar dan gendut berwarna coklat putih memilih tiduran di teras. Matanya terpejam.

Jelita yang sedang menimang anak kucing berwarna hitam langsung kagum dan gemas dengan kucing besar tersebut. Serta merta Jelita menurunkan kucing kecil yang ditimangnya. Dan dengan sigap menggendong kucing besar yang gendut tersebut.

“Duh, gendut banget sih kucing ini. Namanya siapa nih?”, ujar Jelita gemas sambil mengelus-elus kucing gendut tersebut. Kucing yang terpejam matanya seketika matanya terbuka dan nampak kaget serta merasa tidurnya terusik. Dengan cepat cakarnya menggoreskan luka di pipi Jelita.

“Aww! Sakit!”, jerit Jelita sambil menekan goresan luka di pipinya. Satria yang mendengarnya langsung bergegas mengambil air dalam baskom dan menyiramkan ke tubuh kucing gendut tadi.

“Awas! Jangan ganggu kakakku lagi! Kucing galak!”, seru Satria tak kalah galaknya dengan kucing gendut yang mencakar Jelita.

Ibu tergopoh-gopoh melihat keriuhan di teras dan langsung mengerti apa yang terjadi. Ibu langsung mengacungan dua jempolnya tanda bangga terhadap Satria yang sudah menolong dan bertanggung jawab melindungi kakak perempuannya.

“Ma sya Alloh! Ini baru anak solihah dan solihnya ibu. Kalian saling menyayangi dan melindungi satu sama lain! Pertahankan terus ya anak-anak!”, ujar ibu sambil memeluk anak-anaknya. Kemudian Ibu dan Satria segera mengobati goresan luka di pipi Jelita.

rumahmediagrup/nurfitriagustin

sumber gambar: pixabay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.