Resep Keluarga Bahagia

Menjadi istri dari suami yang tak pernah menunjukkan rasa cinta, kasih dan sayang serta cemburu itu menjadikan pegel hati. Sebenarnya bukan karena tidak cinta atau sayang. Namun memang model ia mencintainya seperti itu.

Tipe suami seperti itu, jarang cemburu juga. Masa sih? Coba deh diperhatikan? Sesekali dites. Tes, tes, masihkah ada cemburu? Sudah tak cemburu, tak romantis pula. Ia cinta nggak sih? Ia sayang nggak sih?

Terkadang seorang istri itu ingin diperlakukan manja, sesekalilah mendengar ucapan kasih sayang. Intinya istri ingin merasakan sikap romantis yang diucapkan, gitu loh.

Banyak ya permintaan istri🤭 padahal bukan itu saja sebenarnya, iya kan? Ngaku saja deh. Jika suami beromantis tiap hari, tapi jarang memberikan lembaran merah. Apa mau meminta romantis?

Coba deh para suami, melakukan hal yang diingikan istri, sesekali memuji istri padahal istri masih memakai daster dan aroma masakan masih menempel di daster.

“Wah, Yang kok rajin ya, masak apa hari ini? Sapaan seperti itu saja, rasanya membuat istri melayang. Gubrak

Eh lepas itu, bilang lagi deh tuh suami “Yang, sudah aku transfer ya buat shoping dan ke salon” makin melayang saja sang istri.

So romantis sekali kan suami, tapi terkadang suami tidak menghiraukan semua itu. Terkadang, lepas gajian “ini ma, uang untuk belanja, masak, beli baju kamu, dan ke salon”. Bedakan? Jelas rasanya bedakan?

Padahal jumlah yang ditransfer tidak lebih banyak daripada dikasihkan langsung. Namun karena penyampaian lain. Wah bikin mengembang deh itu hidung karena dipanggil Yang. Nyes, adem rasanya hati.

Eit, nyontik alias nyonya cantik jangan lupa perhatian juga. Jangan banyak menuntut suami, tapi kita lupa dengan kewajiban sebagai seorang istri.

Intinya jika kita ingin diperlakukan romantis maka kita juga harus perhatian terlebih dahulu.

Jika ingin disayang, coba ucapkan sayang terlebih dulu. Maka ia pun akan mengatakan sayang jua. Jika ingin diperhatikan, maka perhatikan jua ia. Bersikaplah sesuai apa yang kita dan orang lain harapkan, janganlah bersikap yang tidak kita dan orang lain harapkan.

Wallahu A’lam Bishowab

#selfreminder

rumahmediagrup/suratmisupriyadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.