Pahlawan Kebaikan, Pejuang Nafkah di Ujung Kota

Pahlawan Kebaikan, Pejuang Nafkah di Ujung Kota

Ini adalah sebuah catatan. Untukku, untukmu, dan untuk kalian, yang harus rela mengikis rindu. Menjaga cinta dengan tidak saling mengunjungi, agar mampu memutus rantai pandemi Corona.

Berada jauh dari keluarga untuk mengejar rezeki tentu bukanlah cita-cita. Namun apa daya, jika memang episode ini adalah bagian dari takdir yang harus dilewati. Tak ada pilihan, selain belajar saling menguatkan. Saling mengirimkan doa terbaik agar tangguh di saat berjauhan.

Pertemuan selalu menjadi hal yang paling dinanti. Melepaskan peluh kerinduan, berbincang apa yang telah dilalui selama berbentang jarak. Memastikan anak-anak mendapatkan cawan kasih sayang yang mampu meneduhkan hatinya, ketika raga nyata mendekap.

Namun tiba-tiba datang pandemi. Sebuah wabah yang hampir menyerang seluruh dunia. Makin melebarkan jarak antara para pejuang nafkah di perantauan dengan keluarga yang setia menanti hadirnya.

Sedih …. Marah …. Tentu itu manusiawi.

Namun, tolong berpikirlah jernih!

Bila memang cinta keluarga, redamlah egomu. Tunggulah sampai suasana mereda. Baru kau bisa pulang. Jadilah agen kebaikan, yang meski namamu tak dikenal dunia, tapi langit mencatatmu sebagai pahlawan kebaikan. Kau telah menjadi salah satu pemutus rantai Corona.

Aku tahu hatimu pilu. Tapi tenanglah.

Kau tidak sendiri … ada aku. Ada kami. Dan mereka yang senantiasa berjuang menahan perih, hingga tiba waktu pertemuan.

Lebarkan sayap empati. Berhenti menghujat dan cari pembenaran. Hindari mengeluh bahkan meratapi nasib. Simpan energi dan cinta terbaikmu untuk keluargamu.

Menguatlah ….
Lantunkan doa tanpa putus-putus. Berjiwa besar mengakui maksiat, lalu bersegeralah bertobat.

Semoga Allah angkat wabah ini dari negeri tercinta.

Sekali lagi, aku sampaikan. Tolong, simpan rindu rapat-rapat di hatimu.

Melunaklah …. Tunggu waktu terbaik untuk kembali. Bersabar sebentar, demi kebaikan semuanya.

Percayalah, badai Corona akan segera berlalu!

rumahmediagrup/siskahamira

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.