Kisah Wong Alit

Aku melilit

Tak bisa berkelit

Utak atik duit

Yang ada di dompet, tapi, uh! Hanya sedikit

Apa-apa yang kulakukan belum menghasilkan duit

Ditambah jaman sedang pailit

Ada duit tapi bikin slilit

Oh! Syukurku rupanya sudah lari terbirit-birit

Terbukti, rasa iri terhadap para elit makin berderit

Menimbulkan nyanyian riang para dedemit

Ku melihat ramai orang saling impit

Padahal jaman serasa pare, rasanya pahit

Hanya bisa jari ini ku gigit

Terbersit, malu yang kian jumpalit

Kepada Sang Pencipta langit

Syukurku harus segera melangit

Agar diri ini tak menemui nar yang panasnya bikin menjerit

Cirebon, 6 april 2020 di tengah pandemi corona

rumahmediagrup/nurfitriagustin

sumber gambar : pixabay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.