Nikahin Atau Putusin

Nikahin Atau Putusin

“Mbak, saya punya pacar tapi pacaran kami sehat, kami nggak pernah ngapa-ngapain, kami pacaran secara islami. Jadi nggak harus putus kan mbak? Karena kalau untuk nikah kami memang belum siap.”

Duhh dek, mana ada pacaran islami, kalau pun ada itu setelah nikah. Masih ngeyel pacaran nggak ngapa-ngapain? Nggak ngapa-ngapainnya aja sudah salah. Kalau memang belum siap untuk menikah, udah, putusin aja!

Jangan undang murka Tuhan lantaran hubungan pra nikah. Perlu diketahui, dalam islam Allah melarang kita untuk mendekati zina. Pacaran adalah pintu masuk dari zina. Jika kita sudah membuka pintu tersebut, mustahil untuk tidak masuk di dalamnya.

Zina bukan hanya berhubungan badan sebelum halal. Tapi juga meliputi: zina mata, zina kulit, zina lisan dan zina pendengaran.

Haram bukan karena setatus tapi karena aktifitas di dalamnya. Bertemanpun bisa jadi haram jika aktifitasnya dipenuhi dengan sesuatu yang dilarang oleh-Nya.

Nikahin atau putusin! Kalau memang belum siap, puasa dulu, jomblo dulu. Mending jadi jomblo mulia daripada punya pacar tapi hina di hadapan Allah Ta’ala.

Yakinlah, kalau jodoh nggak bakal kemana. Jodohmu sudah Allah tentukan, tinggal bagaimana kamu menjemputnya. Mau dijemput lewat jalur pacaran atau ta’arufan, yang keduanya sangat berpengaruh dengan keadaan rumah tanggamu nantinya. Pacaran tidak akan membuat rumah tanggamu lebih berkah karena engkau telah lebih dulu membuat Tuhan marah.

Untukmu wahai muslimah, cinta itu butuh pembuktian bukan hanya bualan. Beranilah dengan tegas meminta kepada kekasih tak halalmu untuk menemui kedua orang tua. Bila ia mau, berarti dia serius mencintaimu. Tapi jika dia tak mau, udah, putusin aja! Carilah ia yang tampan dan beriman, yang berani mengajakmu ke jenjang pernikahan bukan jurang kemaksiatan.

Nikmati masa lajangmu dengan memperbanyak ilmu. Persiapkan saja dulu ilmunya. Teruslah berusaha memperbaiki kualitas diri. Semoga jodoh yang engkau sendiri belum tau keberadaanya, juga sedang mempersiapkan ilmu agama, agar menjadi suami yang bertakwa, yang bisa mengajakmu ke surga.

Rumahmediagrup/Vita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.