Balada Al, El, dan Dul (2)

Balada Al, El, dan Dul (2)

Sudah beberapa hari Dul tidak pulang. Bunda masih terlihat sedih. Ia sering mengobrol dengan ayah, katanya merasa kehilangan sekali.

Dulen memang lucu,
Bulunya putih bersih. Salah satunya mungkin karena emak rajin menjilat-jilati Dul, juga aku dan Aluna. Jadi, biarpun kami kucing kampung, bersih dan tidak kucel.

Sepeninggal Dul, aku dan Aluna seperti kehilangan seluruh jiwa kami.

Pertama, emak.
Ya, emak pergi entah ke mana.
Dua bulan lalu, saat kami masih bertiga, emak tak pulang malam itu. Bertiga kami meringkuk di garasi rumah bunda. Waktu itu, bunda masih sedikit cuek kepada kami.

Paginya, Aluna, Dulen, dan aku berjejer di pagar rumah bunda. Bukan berjemur, tapi kami menunggu-nunggu emak pulang. Tega sekali emak membiarkan kami tidur kedinginan. Biasanya kami minum susu emak, lalu tertidur di pelukannya. Hangat.

Bunda yang akan berangkat kerja bertanya kepadaku, “El, ngapain di situ. Tumben nggak masuk rumah pagi-pagi.”

Saat subuh biasanya bunda membuka pintu dan jendela rumahnya, kemudian emak, aku, Aluna, dan Dulen masuk.
Kami berloncatan ke sana kemari di ruang tamu bunda yang luas.
Bunda hanya tersenyum melihat kami, kemudian melanjutkan menyapu dan mengepel.

Pagi hingga sore kami duduk-duduk di depan rumah bunda, menunggu emak pulang. Tapi emak nggak pulang-pulang.

Menurut Dul mungkin emak mencari makanan yang banyak supaya kami gemuk dan sehat.
Aku dan Aluna mengamininya.

Setelah magrib, bunda pulang. Bunda sudah berganti baju, mungkin saat kerja bunda membawa ganti baju, jadi sekalian bisa pergi ke tempat yang dituju selain kantor.

Saat melihat kami masih berjejer di tepi jalan depan rumahnya, bunda terheran-heran. Bunda masuk ke rumah, lalu keluar lagi, dan menyuruh kami masuk. Diberinya kami makanan, nasi dan pindang kesukaan kami.

“Ayo, dimakan anak-anak,” kata bunda lembut.

Kemudian, bunda bercakap-cakap dengan ayah. Aku sedikit menguping perkataan mereka, tapi aku berharap itu tidak benar. Aku harap bunda berbohong.

-bersambung-

Link sebelumnya https://rumahmediagrup.com/2020/04/07/balada-al-el-dan-dul-1/

Aku dan Aluna

rumahmediagrup/windadamayantirengganis

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.