Saat Allah Tak Lagi Peduli

Saat Allah Tak Lagi Peduli

Sebut saja namanya Siti, beliau adalah teman saya. Hidupnya berkecukupan, kalau anak jam now nyebutnya “Sultan”. Apa pun yang diinginkan sudah pasti bisa dimiliki. Kondisi keluarganya baik-baik saja, teman, sahabat semua ada. Yang kami lihat hidup beliau bahagia. Sampai pada akhirnya beliau bercerita, “Vit, alhamdulillah selama ini hidupku bahagia, tapi kenapa ya, aku merasa ada ruang kosong dalam hati. Terkadang tiba-tiba sedih, sakit di hati tapi nggak tau apa penyebabnya. “

“Maaf, boleh aku tau bagaimana hubunganmu dengan Allah?”

Hubungan? Islamku hanya sebatas di KTP vit, aku sering meninggalkan sholat, aku belum bisa menutup aurat secara sempurna, pakai jilbab kalau mau pergi aja, Al-Qur’an tak pernah ku sentuh, ilmu agama tak pernah bertambah, yang ada malah berkurang karena aku tak pernah mengamalkan hingga aku lupa apa yang sudah ku hafal dan ku pelajari. “

****

Saudaraku, berhati-hatilah dengan istidraj. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah Istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan).” (HR. Ahmad 4:145)

Kawan, mari kita muhasabah diri, apakah kita termasuk orang yang tidak pernah melakukan perintah-Nya tapi selalu hidup berkecukupan. Apakah kita termasuk orang yang sering melakukan maksiat tapi hidup serasa nikmat. Jika iya, segeralah berbenah. Jangan sampai banyaknya harta yang dimiliki, kesuksesan dalam berkarir atau berwirausaha saat ini, justru malah sebagai bentuk hukuman dari Tuhan.

Saatnya untuk kita berkaca. Sudah benarkah kita dalam beragama. Sudahkah kita menjadi hamba yang ta’at atau malah selalu berbuat maksiat. Sebelum malaikat maut melamar, sebelum ajal meminang mari kita memperbaiki diri. Segerakan taubat sebelum terlambat.

Jika sebelumnya kerja cuma kerja, jualan cuma jualan, sekolah cuma sekolah, kuliah cuma kuliah. Mulai sekarang sertakan Allah di dalamnya, agar hidupmu lebih berkah, agar kesuksesanmu lebih berkesan karena engkau mampu menjadi orang hebat yang ta’at, engkau mampu menjadi seorang Sultan yang ta’at kepada Tuhan.

Oleh: Rumahmediagrup/Vita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.