Sabar Ini Ujian

Tersinggung atau menyinggung dalam kehidupan adalah hal yang biasa.
Namun terkadang, kita belum terbiasa menerima itu. Baik perkataan atau perbuatan, sengaja ataupun tidak. Ujung-ujungnya akan berdampak kepada siapa saja, karena kita tak tahu kondisi atau suasana hati orang.

Apakah dalam keadaan senang, sedih, bahagia ataupun mungkin berduka. Bisa jadi, bahasa candaan pun akan menggores bahkan melukainya saat ia dalam kondisi dan suasana yang kurang tepat.

Sebaliknya hinaan atau cacian jenis apapun akan terasa enteng jika yang menerima nya dalam keadaan dan suasana sedang bahagia. Dalamnya lautan, luasnya samudera mampu kita arungi, tapi dalamnya hati siapa yang tahu.

Bicaralah dengan baik, tataplah cermin dan pandangi wajahmu, saat kau mengatakan yang kurang baik. Coba kau perhatikan, bagaimana raut mukamu? Berubahkah? Atau biasa saja.

Di situlah kita belajar untuk menghargai orang lain. Apakah kita sanggup menerima ucapan yang sekiranya tidak mau kita terima. Maka ketika kita mengatakan hal tidak baik, sama halnya kita mengatakannya untuk diri kita sendiri.

Ayo, coba renungkanlah
Mari, posisikan diri kita sebagai dirinya.
Baiklah kepada semua orang, maka kebaikan akan kembali kepada kita.
Janganlah sampai, hanya karena ucapan yang menggores membuatmu jauh darinya.

Sadarilah jika kita salah. Akuilah jika itu salah dan kembalilah kepada arah yang benar. Mohon maaflah dengan gentle Salah ataupun benar.

rumahmediagrup/suratmisupriyadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.