Mendekap Syukur Menjemput Ramadhan

Mendekap Syukur Menjemput Ramadhan

Ramadhan tinggal hitungan hari lagi. Bulan yang sudah ditunggu-tunggu segera tiba. Senang bercampur sedih melanda, karena ada nuansa yang berbeda kali ini.

Tawa riuh anak-anak di masjid tidak akan terdengar. Suara beduk memanggil jamaah datang, ditiadakan. Pandemi, tidak juga pergi. Bahkan menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Masjid tidak menyelenggarakan salat tarawih. Apa artinya? Salat tarawih bersama keluarga masing-masing. Sahur dan buka bersama dengan homemade food.

Jika ingin merenung sejenak, pandemi ini memaksa diri untuk kembali menghidupkan sunnah, yang mungkin kian terabaikan. Baiti jannati. Rumah senantiasa menjadi tempat yang paling nyaman untuk tinggal. Saatnya belajar singkirkan gadget, merapat saling berbagi cerita.

Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Justru hanya membuat diri semakin kufur nikmat. Bersabar dan bersyukur dengan semua pemberian-Nya akan membuat hati terasa lapang.

Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku”
(QS. Thoha: 25-26)

Saatnya menjemput Ramadhan dengan keimanan kita. Tetap semangat berpuasa dalam kondisi keterbatasan.

Beberapa hari yang ditentukan itu ialah, bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”
(
QS. Al-Baqarah:185)

Allah tidak akan memberikan ujian tanpa maksud kebaikan. Yakini saja, saat pandemi berakhir, Allah pasti tunjukkan hikmah terbaik-Nya.

Mari lantunkan doa penuh kesungguhan, semoga mampu bertahan dan bertumbuh semakin tangguh. Allah janjikan bersama kesulitan, ada kemudahan. Sambut ramadhan dengan penuh sukacita, hingga akhirnya kita semua mampu menggenggam kemenangan hakiki.

Barakallahu fiikum.

rumahmediagrup/siskahamira

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.