LDM, Yess or No?

LDM, Yess or No?

Selayaknya sebuah pernikahan memang suami-istri tinggal seatap. Namun apa daya, terkadang beberapa kondisi menyebabkan mereka harus tinggal berjauhan selama kurun waktu tertentu hingga akhirnya bisa berkumpul kembali. Kondisi ini dinamakan LDM atau Long Distance Marriage.

Banyak pro-kontra menyikapi pilihan ini. Tapi selama kedua pasangan saling rida, maka tidak mengapa. Orang lain biarkan saja menilai. Keputusan tetap berada di tangan rumah tangga yang bersangkutan.

Tidak ada jaminannya, pasangan yang tinggal seatap minim konflik dibandingkan dengan pasangan yang menjalani LDM. Bisa saja tinggal serumah, tapi semua sibuk sendiri. Alhasil rumahpun terasa tak nyaman.

Sedangkan bagi pasangan LDM, bisa jadi mereka begitu menghargai singkatnya waktu pertemuan. Akhirnya tercipta quality time yang menenangkan. Meski tak bertemu raga setiap hari, namun ketika raga nyata menyapa, mampu meneduhkan hati yang merindu.

Berikut ini adalah tips bagi para pejuang LDM, di antaranya:

  1. Jaga komunikasi dengan pasangan

Meskipun berjauhan, kejujuran tetap faktor utama. Jangan sampai terpikir untuk memulai kebohongan. Kenapa? Karena sekali berbohong, akan ada kebohongan selanjutnya untuk menutupi hal sebenarnya.

  1. Merawat diri dengan baik

Berjauhan dengan pasangan bukan berarti abai terhadap penampilan. Jangan sampai ketika waktu pertemuan dengan pasangan tiba, akan ada banyak keluhan.

  1. Jaga kesetiaan

Rasa percaya itu mahal. Oleh karena itu harus dijaga dengan baik. Termasuk dalam hal setia dengan pasangan. Ini termasuk hal penting dalam berumah tangga. Jangan sampai karena keegoisan diri, mengorbankan keutuhan rumah tangga.

  1. Langitkan doa agar mampu saling menjaga hati di saat berjauhan

Doa adalah senjatanya orang beriman. Jadi jangan gentar untuk terus meminta kekuatan hati. Tetap tangguh di kala berjauhan dengan pasangan.

  1. Qanaah

Merasa cukup dengan semua pemberian Allah. Tidak boleh menyalahkan takdir, karena menjalani LDM adalah sebuah pilihan atas keinginan sendiri.

Nah itulah beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap bersyukur di saat menjalani LDM. Yakin saja ya, semua akan berakhir indah.

Semoga bermanfaat!

Barakallahu fiikum

rumahmediagrup/siskahamira

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.