Sahur Pertama dan Badai Corona

Sahur Pertama dan Badai Corona

Sebagaimana dilansir oleh media bahwa kasus corona pertama kali terkonfirmasi di Korea Selatan pada tanggal 20 Januari 2020. Saat itu, negara di belahan dunia lain termasuk Indonesia belum menunjukkan kekhawatiran yang berlebih, dikarenakan virus tersebut belum terjangkit sampai ke dalam negeri.

Tanggal 2 Maret 2020 untuk pertama kalinya Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa virus tersebut telah positif  menginfeksi WNI. Sontak, dalam negeri pun “diramaikan” oleh corona. Berbagai upaya masif pun segera dilakukan pemerintah guna menanggulangi pandemi ini secara cepat dan tepat.

Upaya pemerintah di antaranya dengan meliburkan siswa/i sekolah selama 14 hari. Libur 14 hari ini kemudian susul menyusul diperpanjang hingga setelah lebaran dan tidak menutup kemungkinan akan ditambah kembali sampai keadaan benar-benar dirasa aman. Demikian pula dengan pekerja-pekerja di berbagai sektor dan bidang, nyaris semua diminta untuk off terlebih dulu dalam beraktivitas mencari nafkah seperti biasa.     

Lembar-lembar pemberitaan tiada hari tanpa dihiasi dengan up date Covid-19. Semua orang diminta untuk waspada, selalu menerapkan prosedur protokol kesehatan. Seruan stay at home dan work from home digaungkan dan digemakan di mana-mana. Indonesia dan dunia “demam” Covid-19.

Dampak corona sangat dirasakan oleh rakyat jelata. Ada tukang sol sepatu yang sampai menangis karena tidak mendapatkan pelanggan yang berarti akan kesulitan dalam membeli kebutuhan untuk makan. Ada ibu pemulung sampah bersama anak-anaknya yang sudah dua hari belum makan. Ada ustadz yang menelpon ustadz lain untuk pinjam beras; ada juga yang pinjam uang 14 ribu untuk membeli lauk; ada yang menggadaikan barangnya secara diam-diam. Para ustadz ini tidak minta-minta karena menjaga muruah.

Alhamdulillah bagi kita yang masih Allah berikan kecukupan, sehingga dari sahur hari pertama puasa sampai sahur pada puasa hari ini tidak mengalami permasalahan dalam pemenuhannya. Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, momen terindah berbagi kepedulian. Sudah bermunculan berbagai elemen penggiat sosial yang siap sedia melayani dan menyalurkan bantuan yang kita berikan bagi mereka yang terdampak wabah. Ahlan wa sahlan wa marhaban ya Ramadhan, bersamamu kami ingin jadi lebih peduli.

(rumahmediagrup/wahyudinaufath)

Gambar: Capcay./Instagram/@ailiehoalie74

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.