TIPS BEPERGIAN BERSAMA BUAH HATI

            “Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali. Kiri kanan, ku lihat saja, banyak pohon cemaraa” Ayah Bunda, masih ingat kan lagu tersebut? Lagu itu mengajak anak-anak untuk melihat pemandangan di sekitar pegunungan. Keceriaan dan kegembiraan sangat jelas tergambar dalam lagu tersebut. Hal ini tentu

            Dari segi kognitif, melihat alam dan sekitarnya, atau jalan – jalan ke museum, kebun binatang, dan lainnya akan meningkatkan pengetahuan serta wawasan anak. Dan juga, siapa tahu dengan traveling bisa untuk mengetahui minat dan bakat anak?

            Terkait perkembangan sosial emosional anak, ternyata bepergian atau travelling bisa mempererat ikatan ayah bunda dan anak, menumbuhkan sikap berani, menumbuhkan rasa ingin tahu, peka terhadap lingkungan.

            Melalui bepergian atau travelling, anak akan bergerak bebas mengeksplor fisiknya untuk bergerak seperti berlari, meloncat sehingga perkembangan motorik anak makin berkembang.

            Bagaimana dengan perkembangan bahasa anak apakah melalui traveling atau bepergian bisa terstimulus? Tentu iya, karena anak akan mempunyai kenangan ketika bepergian atau travelling kemudian anak akan mengungkapkan kenangan tersebut melalui lisan (bercerita) maupun tulisan.

            Dari aspek nilai agama moral, bepergian atau traveling bisa untuk menanamkan syukur, mengenal ciptaanNya, sehingga anak akan mempunyai keyakinan kepada sang Pencipta.

            Melalui bepergian atau travelling, aspek perkembangan anak akan terstimulus sehingga kita sebagai orangtua akan mudah untuk mengamati minat dan bakat anak. Lalu bagaimana mempersiapkan bepergian atau travelling bersama anak?

            Persiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dengan cermat. Tak perlu membawa baju yang banyak, asalkan segera cuci baju bila ada yang kotor agar ketersediaan baju bersih memadai. Perhitungkan pula berapa lama bepergian atau travelingnya.

            Siapkan mainan, cemilan agar anak tidak bosan dalam perjalanan. Bila anak terlihat lelah di perjalanan, ajak anak mengikuti permainan sederhana atau mendengarkan cerita dari orangtua maupun video.

            Perhatikan kesehatan anak. Dan sediakan selalu obat-obatan yang dibutuhkan apabila anak  kurang fit di perjalanan. Hal yang kadang membuat terlena ketika bepergian atau traveling yaitu tentang makanan. Biasanya kita membeli makanan di sembarang tempat, minum es yang seharusnya dihindari. Pilih makanan yang terjaga komposisi vitaminnya sehingga membuat anak penuh tenaga saat traveling atau bepergian.

            Lalu sounding ke anak jadwal bepergia atau travelling. Ceritakan kepada  anak akan kemana saja, disana akan melakukan apa, sehingga anak akan senang. Saat sounding jadwal bepergian atau traveling merupakan saat yang tepat untuk menjelaskan aturan bepergian atau traveling, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sehingga ketika tiba saatnya bepergian atau traveling, kita tinggal mengingatkannya saja.

            Bepergian atau travelling harus dilakukan dengan ceria, menyenangkan dan penuh manfaat. Sehingga akan memberikan pengalaman positif  yang berharga untuk anak dan mudah-mudahan terbangun karakter positif pula.

 Berlelah-lelah saat bepergian atau travelling akan hilang ketika kebermanfaatannya lebih dominan. Semoga bermanfaat dan Happy Travelling!

rumahmediagrup/nurfitriagustin

sumber gambar: pexels

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.