Kupanjatkan Doa Dalam Rumah Saja

Sumber gambar : galery rumahmediagrup.com

Kupanjatkan Doa Dalam Rumah Saja

Atas nama Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang…

Astaghfirullahaladzim….

Allah, aku sangat paham bahwa Engkau Maha Besar, ada di mana-mana. Oleh karena itu bantu aku meyakinkan dan mengingatkan bahwa Engkau ada, tidak hanya ada dalam masjid, gereja, pura, atau tempat suci ibadah saja. Bantu aku agar aku paham bahwa apapun yang aku lakukan hanyalah untuk berjihad. Tumbuhkan kesadaran padaku, bahwa semua yang aku lakukan tak akan sia-sia jika aku lakukan hanya untukMu. Semua adalah jihad untukMu. Ibadahku, kerjaku, walau aku lakukan hanya di rumah saja.

Allah, aku sangat paham bahwa Engkau adalah zat Maha Tinggi. Oleh karena itu bimbing aku untuk selalu merendahkan hati. Bahwa kesombongan atas ilmu yang aku miliki ini hanya berasal dari Engkau. Berikanlah aku kesadaran, bahwa apa-apa yang aku lakukan dalam tugas kerjaku ini dengan keikhlasan. Bukan kesombongan agar terkenal. Berikanlah aku pemahaman bahwa apa-apa yang aku lakukan hanya untuk kebaikan, berjuang melalui pemikiran, menyebarkan manfaat atas ilmu ini. Luruskanlah niatku ini ya Allah, agar apa-apa yang aku lakukan dalam tugasku ini bernilai ketulusan, walau berat memang apa yang aku lakukan hanya dari rumah. Tanpa melihat mata anak didikku..

Allah, terlebih bantu aku untuk menguatkan iman. Bahwa hanya Engkau yang mampu hadir dalam menggerakan mulutku dalam bicara, tanganku dalam mengetik, mataku dalam membaca, bahkan hatiku dalam menyakiniMu. Bantu aku untuk menguatkan iman ini. Agar aku tidak terjebak pada khufur. Bagiku kepandaian yang aku bagi pada anak didikku ini bukanlah tentang kewajiban yang harus aku sampaikan, tetapi aku hanya ingin berbagi karena Engkau. Maka, bantu aku di tiap kehadiranku ini adalah kehadiranMu jua, lalu tiap kehadiran ini dirindukan mereka. Setiap kerinduan penuh syukur….walau di rumah saja.

Allah, aku tak ingin meminta Engkau menambahkan rejeki bagiku. Karena aku yakin Engkau telah memberikan suami dan kedua putriku sebagai bagian dari nilai rejeki yang tak ternilai. Tak terhitung dalam angka-angka rupiah. Tetapi jika Engkau tidak keberatan, berikanlah cahayaMu agar kasih sayangMu selalu hadir dalam keluarga kecilku ini ya Allah. Demikian luasnya kasih sayangMu ini, ijinkan aku berbagi untuk orang lain di sekitarku. Agar kehadiranku ini bermakna, lalu aku membagi kebahagiaan ini untuk mereka. Dan senyum mereka adalah hadiah bagiku. Walau ada sejemput doa dari rumah buat mereka.

Allah, aku tahu bahwa Engkau Maha mencintai Keindahan, menyukai senyuman, lalu, mengapa aku datang dengan tangis haru? Aku mencintaiMu dalam bahagia, dalam sedih. Maka, Allah gerakanlah hatiku ini agar menerima semua ketentuanMu ini. Sedih akan pergi, berganti syukur dalam haru. Percayalah padaku ya Allah, tak akan berpaling rasa syukurku walaupun aku sampaikan dalam sedih. Walau aku sampaikan dalam rumah…

Betapa aku memahami apa yang telah terjadi ini adalah kehendakMu. Berikanlah kesungguhan ini selalu tumbuh menjadi keyakinanku. Walau sesungguhnya aku mengetahui, apa yang terjadi sekarang adalah hal kecil di mataMu, karena Engkaulah Maha segalanya. Betapa kecilnya urusan pandemi ini di hadapanMu. Ijinkanlah aku melihatnya juga kecil, karena telah kuperbesar rasa syukurku walau di rumah saja.

Allah, aku bukanlah orang yang suci, tapi aku menyayangi keluargaku. Aku mencintai suamiku, putri-putriku, orang tuaku dan seluruh keluargaku. Sayangilah mereka. Sebagaimana aku menyayangi mereka dengan penuh ketulusan. Sehatkanlah mereka, walau hanya bertemu sebatas dalam doa. Cukupkanlah rasa sayang ini, dalam keluasan semesta hanya untuk semesta.. bukan untuk aku dan dunia kecilku saja. Tapi kebermanfaatan bagi alam semesta…


Duhai Allah, kabulkanlah doaku ini, walau kusampaikan dalam lirih, hampir tak bersuara. Dalam hening sudut ruangan berbatas dinding. Semoga semesta mengaminkan hingga menggema sampai terdengar ke langit, menggetarkan alam hingga sampai kepadaMu….

Alhamdullilahirobbilallamin………..

Aamiin…Aamiin Ya Robbal’alamin…………..

rumahmediagrup/Anita Kristina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.