Gabak Kian Pekat

Gelisahku berdekut

Abal kian memekat

Bak papan tulis berlumus grafit

Apakah hatipun gelap?

Kala gabak kian memekat di ujung langit

Ketika itu kuda meringkuk

Ikan terhenyak dalam gerecak

Ayam berhenti berkokok

Nun rasa berirama

Pastilah takut gabak ini sebuah akhir

Enyahkan ingatan akan dosa

Katup bibir terbuka merapal dzikir

Andai sebelum ajal datang

Taubat keniscayaan

rumahmediagrup/nurfitriagustin

sumber gambar: pixabay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.