Sebuah Renungan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Sebuah Renungan di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadan menjadi waktu yang spesial daripada hari-hari sebelumnya di bulan Ramadan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, disebutkan pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan, Nabi Muhammad mengencangkan sarung, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut ibadah.

Pada hadis yang lain disebutkan Rasulullah saw. lebih giat beribadah melebihi hari-hari lainnya.

Maka, orang-orang yang tidak meningkatkan amal ibadahnya adalah termasuk orang-orang yang rugi.

Lalu, amalan-amalan apa saja yang harus kita tingkatkan?

Beberapa amalan ibadah yang harus kita tingkatkan di antaranya yaitu memperbanyak membaca Al Qur’an, memperbanyak doa dan zikir, melakukan salat malam, memperbanyak sedekah, dan iktikaf.

Pemirsa yang semoga dirahmati Allah ….

Kutekan tombol Off pada remot televisi. Tausiyah jelang berbuka puasa di salah satu stasiun televisi swasta itu begitu menohokku. Apa yang disampaikan oleh ustaz itu benar adanya dan nyata terjadi pada diriku.

Orang-orang yang tidak meningkatkan amal ibadahnya termasuk orang-orang yang rugi.

Kata-kata itu terngiang-ngiang di telinga.

Ada apa denganku?

Mengapa di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, tak jua ada peningkatan ibadah?

Puasa, mungkin hanya sekedar menahan haus dan lapar. Astagfirullah. Tadarus pun tak kalah parahnya, jauh di bawah yang ditargetkan sebelum Ramadan. Demikian pula dengan salat Tarawih, hanya sekadar menyelesaikan 8 rakaat salat Tarawih ditambah 3 rakaat salat Witir.

Pasti imbas dari Covid-19.

Betulkah itu imbas adanya pandemi Covid-19?

Bukankah seharusnya dengan adanya Covid-19 ibadah harus kita tingkatkan karena adanya Covid-19 adalah salah satu bentuk ujian yang Allah berikan umtuk kita? Semua yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak-Nya, ‘kan?

Dan, malam itu aku terpekur dalam sujud malamku.

rumahmediagrup/windadamayantirengganis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.