Pasar Tenaga Kerja dan Pengangguran

sumber gambar : galery mediagrup.com

Pasar Tenaga Kerja dan Pengangguran

Kekakuan yang dipaksakan oleh institusi dan kebijakan pasar tenaga kerja banyak diadakan untuk memainkan peran kunci dalam penjelasan pengangguran.  Pengangguran bermacam-macam jenis. Pengangguran friksional muncul karena pekerja dan perusahaan membutuhkan waktu untuk mengalokasikan satu sama lain dan untuk mencerna informasi tentang nilai kesesuaian pekerjaan. Sehingga pengangguran ini tidak menjadi permasalahan utama dalam sebuah negara. Solusi untuk pengangguran ini adalah menyediakan informasi kesempatan kerja bagi tenaga kerja, dan juga menyediakan informasi pencari kerja bagi perusahaan.

Lalu, ada jenis pengangguran struktural. Yakni terdapat ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan dalam pasar tenaga kerja, dan juga terdapat ketidaksesuaian antara skill dan tipe pekerjaan seseorang dalam sebuah perusahaan. Hal ini dikarenakan adanya skill yang tidak sesuai dan menjadi persoalan pengangguran yang sesungguhnya. Seringkali terjadi pengangguran jenis ini. Solusinya melalui perbaikan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, perbaikan skill dan kompetensi lainnya. Terdapat juga jenis pengangguran siklis. Pengangguran ini muncul karena ekonomi telah pindah ke resesi. Untuk mengurangi pengangguran siklis, Pemerintah harus merangsang permintaan agregat dan membangun kembali keseimbangan pasar dengan upah tetap.

Tingkat pengangguran mungkin tergantung pada ukuran pasar tenaga kerja dan tentu saja salah satunya disebabkan kurangnya pemanfaatan pasokan tenaga kerja. Hal ini mencerminkan ketidakmampuan ekonomi untuk menghasilkan pekerjaan bagi orang-orang yang ingin bekerja tetapi mereka tidak mau masuk pasar, meskipun mereka melakukannya namun tersedia hanya untuk beberapa pekerjaan yang sesuai dan mereka juga ada secara aktif mencari pekerjaan. Dengan demikian, indikator efisiensi dan efektivitas ekonomi sebagai menyerap tenaga kerjanya dan kinerja pasar tenaga kerja.

Mengingat kegunaan pasar tenaga kerha dalam menyampaikan informasi berharga tentang situasi pasar tenaga kerja suatu negara dan fakta bahwa itu secara luas diakui sebagai indikator pasar kerja utama. Hal ini bisa dimasukkan sebagai salah satu indikator yang diusulkan untuk mengukur kemajuan menuju pencapaian tujuan pembanguan berkelanjutan, pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, pekerjaan penuh dan produktif serta pekerjaan layak untuk semua.

Tingkat pengangguran dihitung dengan menyatakan jumlah orang yang menganggur sebagai persentase dari jumlah total orang dalam angkatan kerja. Angkatan kerja (sebelumnya dikenal sebagai populasi yang aktif secara ekonomi) adalah jumlah dari jumlah orang yang dipekerjakan dan jumlah orang yang menganggur. Jadi, pengukuran tingkat pengangguran membutuhkan pengukuran dari sisi pekerjaan dan pengangguran.

Penganggur bisa juga disebut sebagai semua orang usia kerja yang: a) tidak bekerja selama periode referensi, yaitu tidak dalam pekerjaan berbayar atau wirausaha; b) saat ini tersedia untuk bekerja, yaitu tersedia untuk pekerjaan berbayar atau wirausaha selama periode tertentu; dan c) mencari pekerjaan, yaitu telah mengambil langkah-langkah spesifik dalam periode terakhir yang ditentukan untuk mencari pekerjaan yang dibayar atau bekerja sendiri. Pemula di masa depan, yaitu orang-orang yang tidak mencari pekerjaan tetapi memiliki pasar kerja masa depan (membuat pengaturan untuk memulai pekerjaan di masa depan) juga dihitung sebagai pengangguran, serta peserta dalam pelatihan keterampilan atau skema pelatihan ulang dalam program promosi ketenagakerjaan.

Demikian, pengangguran itu “tidak dalam pekerjaan”, tidak “saat ini tersedia” dan tidak “mencari pekerjaan” karena mereka punya tawaran pekerjaan untuk memulai dalam periode berikutnya yang singkat, biasanya tidak lebih dari tiga bulan dan orang “Bukan dalam pekerjaan” yang melakukan kegiatan untuk bermigrasi ke luar negeri untuk bekerja demi mendapatkan bayaran atau keuntungan tetapi yang masih menunggu kesempatan untuk pergi.

Referensi:

Borjas, George. 2000. Labor Economics. The McGraw-Hill. United States

rumahmediagrup/Anita Kristina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.