Sikap Yang Tegas Diperlukan Saat Ini

Dibeberapa negara-negara di dunia, para pemimpinnya sama-sama berpikir keras. Agar virus corona segera lenyap sempurna hilang dari bumi ini.

Namun karena memang harus dengan kecepatan tanggap manusia, untuk selalu siaga dan kesigapan tingkah dari semua warga, maka kesadaran akan bahaya itulah yang wajib kita hindari.

Karena hanya dengan fokus kepada pemutusan rantai penyebaranlah, kita bisa menekan laju perkembangan disetiap wilayah. Dan pada akhirnya diharapkan virus ini segera berakhir. Entah kapan semua situasi ini berlalu.

Sadarlah wahai manusia, bahwa hidup sangat berarti. Hargai keberlangsungan kehidupan kita dengan patuhi segala aturan yang saat ini diberlakukan.

Bukankah pemerintah telah memberi keputusan untuk lock down bahkan PSBB untuk dilaksanakan? Kenapa warga masih saja melanggar dengan tetap saja membandel untuk diam-diam berkumpul.

Berkerumun bahkan seolah-olah virus hanya sebuah wacana untuk membendung nafsu berbelanja atau sekedar jalan-jalan ke mall, melakukan pertemuan, bahkan mudikpun kini terasa bebas dengan seenaknya mereka lakukan.

Tidak sayang dan cintakah mereka itu terhadap keluarga mereka sendiri? Bahkan menimbulkan kekhawatiran akan terpaparnya virus kepada warga di sekitarnya?

SADARLAH bung! Ikuti aturan, dan ciptakan keselamatan yang banyak bagi semua jiwa yang ada dalam naungan sebuah negara.

Pelanggaran yang kita lihat saat ini, seolah-olah arti PSBB hanya banyaknya cuitan kata, yang dijadikan sekedar ilustrasi menjadi bebas melakukan keinginan untuk bertindak gegabah.

Tak masuk dalam kriteria pemikiran logis, jika aturan dikeluarkan sementara warga yang tak memikirkan keselamatan hidup tetap berkeliaran. Bahkan dengan terang-terangan menyatakan kalau virus hanya ada di kota-kota besar.

Hey, kembali pulihkan kesadaran kita. Dengan berbondong-bondong melakukan aktivitas berbelanja dan berkerumun seolah virus tidak ada, justru kalian tidak menyadari hal itu sangat berbahaya.

Banyak ternyata orang tanpa gejala (OTG) justru menyebarkan virus tanpa disadarinya. Itu yang sangat membahayakan tanpa kita kita sadari.

Pemandangan yang begitu lucu, ketika di mall-mall saat ini, mereka malah asyik mengantri dan berdesakan untuk membeli keperluan lebaran.

Tidakkah mereka bayangkan ketika kerumunan didatangi, jaga jarak tidak diindahkan, siapapun bisa terpapar virus corona seketika itu.

Baju baru Alhamdulillah, tetapi untuk saat ini bagi emak-emak dasteran di rumah tidak menjadi masalah.

Saling menghargai diantara sesama dengan adanya wabah ini, tentunya akan sangat memberi kekuatan semangat. Supaya tidak menjadi stress atau depresi.

Lebaran saat ini memang dengan suasana yang sangat berbeda. Kesedihan pasti ada ketika dengan harus terpaksa kita tidak mendatangi saudara bahkan keluarga untuk merayakan Idul Fitri.

Tetapi inilah sikap dan langkah terbaik yang harus kita ambil saat ini, agar virus tidak semakin merajalela.

Meskipun akibat yang ditimbulkan pasti akan mengubah paradigma lama menjadi sebuah makna baru untuk ditaati. Karena segala sesuatu harus dipaksakan, demi perubahan yang lebih baik lagi.

Semoga kita segera mengerti kekhawatiran ini, untuk kembali bersikap dengan mengambil keputusan untuk tetap di Rumah saja.

Ambil sisi baiknya, untuk keberlangsungan hidup yang akan semakin terancam virus C-19 apabila kita berpikir masa bodoh terus dengan segala peraturan yang ada.

Rumah Media Grup / Allys Setia Mulyati

Foto : dokumentasi pribadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.