Tibbun Nabawi – Sehat Ala Nabi 14. Khasiat Rumman (Buah Delima)

Tibbun Nabawi – Sehat Ala Nabi

14. Khasiat Rumman (Buah Delima)

Oleh Irma Syarief

“Assaalamualaikum!”

Terdengar suara orang mengucapkan salam di depan pintu pagar. Rahman kebetulan sedang membetulkan kandang ayam di samping paviliun langsung menoleh. Diletakkannya bilah bambu yang akan dibuat pintu kandang.

“Waalaikum salam.” jawab Rahman.

Tamu itu tersenyum dan mengangguk. Seorang perempuan separuh baya mencari Umi. Rahman kemudian mempersilahkan tamu itu untuk masuk dan duduk menunggu.

Rahman masuk ke rumah, tak lama kemudian keluar lagi dengan Umi. Umi tidak sendiri. Ada Abah dan Gustaf yang mengikutinya. Gustaf diminta Abah untuk membantu mengambil singkong di kebun. Umi ingin membuat kudapan untuk sore nanti dari bahan singkong.

Umi mengenal perempuan tua itu. Namanya Wa Asih. Seorang janda tua yang rumahnya di dekat kebun Abah. Umi terlihat senang melihat Wa Asih. Perempuan itu mengangguk segan ketika melihat Abah dan Gustaf berjalan ke luar rumah.

“Umi, ini ada sedikit delima buat Umi. Tadi anak-anak panen dari halaman depan. Mudah-mudahan Umi sama Abah berkenan.” Wa Isah mengangsurkan sekatong besar berisi delima yang sudah matang.

“Alhamdulillah. Barokallohu. Terima kasih banyak, Wa! Rezeki buat saya dan keluarga. Banyak manfaatnya buah delima ini buat kesehatan lho. Wa Isah jangan lupa, makan juga delimanya ya!” ujar Umi dengan senang.

“Iya, Umi. Tadi sudah menyisihkan satu boboko buat di rumah. Gampanglah saya mah! Masih banyak yang belum matang di pohon. Tinggal petik lagi.” Wa Isah mengusap lengan Umi.

Tak lama, Wa Isah pun pamit pulang. Namun, sebelumnya Umi memberikan satu loyang kue bolu yang baru saja diangkat dari oven. Kue hasil karya anak-anak perempuan. Wa Isah senang dan berterima kasih.

Satu kantong besar berisi delima merah yang besar-besar pula mengundang penasaran anak-anak yang baru saja selesai makan siang.

“Umi, delimanya cantik-cantik ya!” seru Sarah.

“Abang pikir, yang cantik itu Sarah, ternyata delima juga cantik. Merah merona,” goda Rahman sambil tersenyum.

Maysira, Nasita, dan Jamila tertawa cekikikan. Mereka tahu kalau Rahman diam-diam suka mencuri pandang ke arah Sarah, anak perempuan yang usianya paling tua diantara anak perempuan yang lain.

Sarah menunduk dan paras wajahnya memerah. Gadis belia usia tujuh belas tahun itu malu. Umi terkekeh.

Abah dan Gustaf baru saja kembali dari kebun. Singkong yang dibawanya pun cukup banyak.

“Wah, buah surga nih. Alhamdulillah! Dapet dari Wa Isah tadi ya, Mi! Abah inget, kemaren pas lewat rumahnya, buah delimanya besar-besar dan matang.” kata Abah sambil membelah salah satu delima. Terlihat bijinya yang ranum kemerahan.

“Bah, delima itu buah kesukaan Nabi ‘kan?”
tanya Umi. Tangannya membolak-balikkan delima.

“Betul, betul sekali. Nabi sangat menyukai buah yang satu ini. Nabi juga selalu memuji delima sebagai buah penyembuh bagi tubuh.”

Abah lalu menyeret kursi, dan mendudukinya. Gustaf dan Rahman memisahkan singkong dari tanah yang menempel.

“Alquran juga menjelaskan, bahwa delima adalah salah satu buah yang ada di surga.“Di dalam keduanya (surga) juga ada buah-buahan dan pohon kurma dan delima,” (QS. al Rahman ayat 68).”

“Dalam surah lain, yaitu surah Al An’am ayat 99, Allah menyebut buah delima, setelah kurma, anggur, dan zaitun.”

“Termasuk tibbun nabawi juga ya, Bah?” tanya Sarah.

Abah mengacungkan jempolnya.

“Khasiatnya apa saja, Bah?” Kali ini Gustaf bertanya sambil memegang delima yang sudah dibelah oleh Abah.

“Banyak sekali khasiat yang terkandung dalam buah delima. Delima bersifat panas dan lembab selain memiliki rasa manis. Buah ini mengandung antioksidan. Tahu apa arti antioksidan? Senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas pencegah kanker dan jantung koroner.”

“Kandungan antioksidan dalam delima ternyata lebih tinggi dari Anggur merah, teh hijau, dan buah blueberry. Hebat ‘kan si delima ini?”

Ada pun Manfaatnya antara lain:
1. Bagus buat jantung
2. Menurunkan kolesterol buruk
3. Menurunkan tekanan darah
4. Meringankan nyeri arthritis dan nyeri persendian
5. Meningkatkan kekebalan tubuh.
6. Melawan infeksi virus dan bakteri
7. Menahan lapar.
8. Mencegah kanker
9. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

“Satu lagi manfaatnya yang cukup penting,” Abah terkekeh.” Ini buat yang sudah berumah tangga ya, Meningkatkan gairah seks dan kesuburan.”

Gustaf dan Rahman tertawa. Sarah, Nasita tersipu malu.

*****
Medical Hadis

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak ada delima yang tidak mempunyai buah dari delima surga di dalamnya” (HR Abu Nu’aim)

Dari Rib’iyyah binti Iyad Al-Kilabiyyah, ia berkata, Aku mendengar dari Ali berkata, “Makanlah Ar Rumman(delima) dengan kulitnya karena ia membersihkan lambung.”
(Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah, Attibun Nabawi,t.t.:243)

Dari Abu Sa’id Al-Khudri Ra, Nabi SAW bersabda, “Saya melihat di surga ada salah satu pohon delima, yang berisi sesuatu seperti unta yang melengkung.” (HR Ibnu Abi Hatim)

*****

Referensi :
– Alquran Cordoba – Amazing
(Ibnul Qayyim Aljauziyyah, Zadu’l Ma’adi fi Hadyi Khayri’l Ibadi, Juz 4 t.t. :315-316)
– Google , berbagai jurnal islam dan kesehatan

Senin, 18 Mei 2020

rumahmediagrup/irmasyarief

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.