Corona, Segeralah Pergi

Corona, Segeralah Pergi

Aku rindu,

Suasana hiruk pikuk pasar sayur

Dengan pembeli yang bejubel

Tawar menawar dan banyak teriakan

Penjual, pembeli, copet pasar, tukang karcis

Kini tidak terlihat lagi suasana itu

Karena corona

Aku rindu,

Tarawih tadarus dan pengajian

Pembacaan shalawat diiringi musik

Diadakan di lapangan

Dengan jamaah ratusan bahkan ribuan

Kini tak ada lagi

Karena corona

Putra putiku sudah merindukan senyum dan canda ibu guru mereka

Tapi belum terulang lagi

Semuanya karena corona

Aku seorang traveler

Yang sudah merindukan bau aspal

Merindukan menghirup udara baru

Suasana baru yang menarik hati

Yang kini tak pernah ada lagi

Semua karena corona

Corona oh corona

Kapan kau akan pergi

Kami tidak menginginkanmu lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.