Masjid Aisyah di Tan’im

Masjid Aisyah di Tan’im

Ini adalah kisah perjalanan umrah kami tahun lalu. Ramadhan hari ke dua puluh enam, acara hari itu adalah mengunjungi masjid Ummul Mu’minin Sayidah Aisyah di Tan’im. Hari keempat kami di Mekah sedikit merasa lelah, mungkin karena kurang istirahat dan kurang tidur. Mengingat kegiatan sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan yang padat, sejak waktu asar kami berdiam diri di masjid hingga tarawih berakhir pada pukul sebelas malam. Kembali ke hotel dan tidur sejenak kemudian kembali lagi sekitar setengah satu untuk mengikuti shalat tahajud dan witir di masjidil haram yang berakhir sebelum waktu sahur tiba.
Menikmati pagi, menyusuri jalanan di sebelah kiri masjidil haram, senang melihat kumpulan burung dara di halaman hotel as shofwah. Masih terlihat sisa sisa makan sahur jamaah yang belum dibersihkan. Beberapa orang laki laki bahkan masih tiduran di karpet yang belum digulung. Seorang kakek bangun mengucapkan sesuatu pada kami, tidak jelas dan tidak saya mengerti. Tapi melihat raut wajahnya sepertinya terganggu tidurnya oleh aktifitas selfi saya.hehe..

Udara pagi ini terasa lebih panas dari biasanya, Layar penghitung suhu di depan masjid menunjukkan angka 39 derajat, padahal hari masih pagi buta. Kami berencana melaksanakan ibadah umroh dengan mengambil miqot di masjid Sayyidah Aisyah di Tan’im. Ingin mencoba naik bis, kami berjalan menuju pemberhentian bis di samping kanan masjidil haram. Sama halnya dengan di terminal terminal di Indonesia, para sopir angkutan (karena disana tidak ada kernet) berteriak teriak mencari penumpang. “ Tan’im Tan’im …., Aisyah Aisyah…. Dan ketika melihat calon penumpang, jika laki laki pasti akan akan dipanggil Muhammad, dan jika perempuan akan dipanggil siti rahmah, asiyah, atau panggilan sekenanya yang lain. Bahkan pernah suatu kali orang yang melihat saya sebagai orang indonesia sekenanya memanggil, Syahrini syahrini…hehehe

Jarak masjidil Haram ke masjid Aisyah di Tan’im tidaklah begitu jauh. Tarif bis untuk jarak sekitar 7,5 kilometer dengan waktu tempuh bis sekitar setengah jam ini adalah 2 riyal per orang. Masjid ini merupakan tempat miqot yang paling dekat dengan Makkah. Dinamakan masjid Aisyah bukan tanpa sebab, akan tetapi menurut riwayat ada sejarahnya. Pada tahun ke 9 Hijriah, yang bertepatan dengan haji terakhir rasulullah (Haji Wada’), Sayidah Aisyah istri Rasulullah SAW sedang udzur atau sedang haid sehingga tidak bisa melaksanakan umrah bersama sama. Dan begitu datang bulannya selesai, beliau melapor kepada Rasulullah SAW. Lalu Rasulullah memerintahkan Abdurrahman bin Abu bakar (saudara laki laki ibunda Aisyah) untuk mengantarkan beliau ke Tan’im untuk mengambil miqat guna melaksanakan umrah. Karena itulah dikemudian hari dibangunlah sebuah masjid indah dan diberi nama Masjid Ummul Mukminin Sayidah Aisyah atau lebih familiar dengan nama Masjid Tan’im.

Sekitar setengah jam bis yang kami tumpangi yang kebetulan sopirnya adalah orang Jawa Barat ini sampai di Tan’im. Masjid ini terlihat asri dengan sebuah taman di depannya. Pohon pohon kurma yang tertata rapi di depan menambah keindahan masjid berwarna putih dengan dua menara yang menjulang tinggi. Di depannya terdapat taman dengan rumput hijau menghampar, sejenak mengingatkan saya pada alun alun kota di Indonesia. Masjid Tan’im selalu ramai oleh jamaah, baik siang maupun malam tidak pernah terlihat sepi. Terlihat jamaah dari berbagai belahan dunia. Tidak sulit membedakannya. Untuk perempuan bangsa Arab pakaian yang dipakai adalah abaya hitam. Dan ibu ibu Asia terutama Indonesia, Malaysia, Thailand, Pakistan kebanyakan memakai mukena berwarna putih. Dan ibu ibu India biasanya memakai pakaian bermotif. Sementara bagi jamaah laki laki hampir semuanya sudah memakai pakaian ihram.

Rumahmediagrup/Muslimatulfaiqoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.