Curahan Hati di Malam Nan Sepi

Lama-lama jenuh juga dengan kondisi seperti ini. Di rumah enggak ada aktivitas. Berbeda bagi mereka yang mempunyai bakat berjualan atau bisnis. Mereka bisa mencari tambahan uang untuk belanja. Minimal ada yang didambakan bagi seorang ibu rumah tangga. Tak sepertiku yang tak mempunyai kelebihan apa-apa, yang ada kelebihan berat badan, selama stay at home arah jarum timbangan selalu mengarah ke kanan.

Pernah berpikir, bagaimana caranya agar bisa mengisi waktu kosong. Namun menghasilkan uang untuk tambahan uang belanja. Mau jualan enggak bakat, buat masakan gagal terus, mau bisnis enggak paham, buat baju enggak bisa jahit. Bisanya cuma curhat, curahan hati. Tuliskan dan lupakan. Baru deh terasa lega, sesak di dadanya.

Melihat beberapa rekan dan Sahabat yang sukses menjadi penjual atau pebisnis. Aku mulai tergiur, malah aku mempunyai siswi yang baru duduk di kelas XI SMK. Ia mampu mengeluarkan bakat bisnis jualan online kosmetik. Ada rasa bangga dalam hati. wah anak remaja ini mampu meraup keuntungan yang luar biasa, dibandingkan dengan hasil kerjaku selama sebulan full tak ada artinya.

Ada keinginan untuk mengisi waktu kosong mengikuti jejaknya. Kupikir-pikir bagus juga ini, jika aku jadikan sampingan ikut jualan online. Awal aku terpikat dengan omzet yang ia dapat perhari wah jumlahnya melebihi honorku sebulan. Hebat nian siswiku, ternyata sukses deh menjadi entrepreneur sejati.

Kucoba tanya-tanya bagaimana caranya untuk menjadi pebisnis online yang tangguh. Tak ada salahnya loh seorang guru belajar dari seorang siswi. Aku tak malu sama sekali bertanya, sementara aku menjadi siswi dan ia menjadi guru. Ilmu itu bisa didapatkan dari siapa saja. Jangan melihat siapa yang berbicara, tapi dengarkan apa yang ia bicarakan.

Hampir tiap malam aku chat dengan siswiku hingga larut malam. Ada kebanggaan di hati. Masya Allah semangat bisnisnya amat besar. Ia mempunyai target bulan Agustus mesti menjadi agen dengan omzet harus mencapai 200 jutaan. Wow marblous-marblous kalau kata ‘Jarjit Sing’ di Upin dan Ipin

Seumur hidup aku belum pernah melihat uang sebanyak itu, ini siswi baru kelas XI sudah mempunyai cita-cita dan target penjualan hingga ratusan juta. Masya Allah, perlu dicontoh semangatnya. Cita-cita yang luar biasa, tanpa terkekang dan diatur oleh atasan ia mampu menjadi Bos.

Semua mempunyai kelebihan dan kelemahan. Mungkin kelemahanku yang membuatku merasa rendah diri dan minder. Namun rasanya, itu tak ada arti bila dipelihara. Sebenarnya bukan malu jika berdagang. Hanya belum berhasil dan always gagal. Namun aku tak ada berubah jika diriku sendiri tak mau mengubahnya.

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

Sesuai ayat di atas, jelas sekali jika kita tak mengubah keadaan kita sendiri untuk lebih baik dari segi apapun. Entah itu agama, ekonomi, kesehatan bahkan politik sendiri. Jelas Allah tak akan mengubahnya lebih baik. Untuk itu aku harus bergerak dan bergerak agar lebih baik. Belajar terus tak pandang usia, dan keadaan. Self reminder


Wallahu alam Bishowab


rumahmediagrup/suratmisupriyadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.