Kapan Sekolah Dibuka Kembali?

Kapan Sekolah Dibuka Kembali?

Oleh: Eti Nurhayati,S.S.,M.Pd

Menikmati kembali belajar di bangku sekolah merupakan hal yang didam-idamkan guru dan siswa selama ini. Kerinduan ini sangat beralasan, karena beberapa bulan ini guru dan siswa tidak bertemu langsung dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Adapun pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilaksanakan saat ini tidak sama nuansanya dengan pembelajaran yang biasa dilakukan secara bersama-sama dalam suatu kelas. Pendidikan jarak jauh, dalam hal ini Learn From Home dilaksanakan dalam rangka mencegah penularan covid-19. Namun terdapat beberapa kendala terkait fasilitas yang digunakan, seperti kepemilikan gadget dan laptop serta kuota internet yang belum memadai.

Sekarang ini Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir di beberapa wilayah. Secara bertahap pelonggaran mulai diberlakukan dan fasilitas-fasilitas umum, perkantoran dan perekonomian mulai dibuka kembali melalui beberapa fase. Pertanyaan yang muncul dan menjadi perdebatan hangat yakni Kapan Sekolah dibuka kembali?

Kemendikbud, sebagai penanggung jawab pendidikan di Indonesia masih akan mengkaji masalah ini. Hal ini tentu berhubungan dengan keselamatan warga sekolah, terutama anak-anak (siswa). Baru-baru ini melalui siaran TV dan media lainnya, digelar diskusi-diskusi mengenai pembukaan kembali sekolah, waktu dan resikonya.

Perdebatan yang cukup seru nampak pada acara DUA SISI yang digelar TV ONE beberapa hari yang lalu. Pada acara tersebut muncul beberapa tanggapan, pendapat dan pemikiran beberapa ahli dari KPAI, Deputi 2 KSP, Dirjen Pendidikan Dasar Menengah Kemdikbud dan IDAI. Menurut Retno Listyarti dari KPAI, mayoritas orang tua menolak anak-anak masuk sekolah awal tahun ajaran ini, sementara banyak keluhan dalam PJJ terkait pasilitas gadget dan kuota internet. Hamid Muhammad dari Kemdikbud menyatakan bahwa Kemendikbud sedang mempersiapkan kurikulum baru, kurikulum darurat. Selanjutnya untuk siswa-siswa baru sedang dipersiapkan fase-fasenya. Deputi 2 KSP, Abetnego Tarigan dalam hal ini PJJ menyatakan bahwa wajah Indonesia tidak sama, banyak wilayah di Indonesia yang tidak punya apa-apa, tidak ada TV dan internet. Pembelajaran dapat dilakukan secara online dan offline. IDAI pun mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (pjj).

Memang, orang tua mana yang akan membiarkan anaknya dalam bahaya. Pantas sekali kalau banyak orang tua yang menolak ank-anaknya untuk masuk sekolah dalam waktu dekat, karena virus Corona menghantui dimana –mana. Keselamatan jiwa mereka harus diprioritaskan.

Nasib pendidikan di era new normal ini masih dikaji secara mendalam. Seperti dikatakan Donny Gahrial Adian, Tenaga Ahli Utama KSP:” Penularan virus Corona di lingkungan sekolah beresiko terhadap para pelajar. Kemungkinan pembukaan sekolah-sekolah ditunda.” Dilansir dari TribunJabar.id, 5 Juni 2020, menyampaikan mengenai kapan sekolah akan dibuka, tergantung hasil kajian dari Kemenko pembangunan manusia dan kebudayaan dan Kemendikbud.

Ya, hendaklah kita berkaca pada pengalaman negara-negara yang sudah terlebih dahulu membuka sekolah-sekolah, seperti Korea Selatan dan Finlandia. Pembukaan sekolah-sekolah itu ternyata menciptakan klaster-klaster baru penularan Covid-19. Kegagalan membuat Negara-negara tersebut serta merta menutup kembali sekolah-sekolah. Lho…buat anak kok coba-coba. Itulah akibatnya. Fatal,kan?

Benar kata pepatah “ Preventing is better than Curing”, yang artinya pencegahan lebih baik dari pengobatan. Kehati-hatian sangat diperlukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Rupanya pepatah ini juga berlaku untuk para pemegang kebijakan agar senantiasa berhati-hati dalam mengambil keputusan/kebijakan.

Wallahu’alam bisshawab

Penulis adalah guru di SMPN 1 Sariwangi Kab Tasikmalaya.

Keterangan: Naskah ini diterbitkan juga oleh SiapBelajar.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.