TERSERAH APA MAUMU

TERSERAH APA MAUMU

Menjejaki waktu yang terhitung satu-satu
Merungut
Kesal
Pasrah

Ketika diri lelah akan kepenatan yang meraja
Enggan
Bosan

Membaur jadi satu, tak peduli lagi akan ketakutan
Enyah saja kekalutan
Biarkan menguar bersama udara
Lepas, bebas bersama angin

Pergi, pergi jauh saja hingga tak terlihat
Jangan lagi kembali, karena hati sudah mati
Oleh kekacauan yang terjadi

Hati ini akan bangkit kembali
Menata lagi hidup yang hakiki
Hanya Allah saja yang berhak mengadili

Terserah, kau akan tetap di sini, atau menjauh saja
Bahkan hilang saja dari balik bumi
Aku akan tetap berjalan melaju
Melangkah dengan tekad dan keyakinan

Terserah, aku sudah tak peduli denganmu
Aku sudah tak takut lagi padamu
Aku sudah kuat sekarang
Kuat karena ada Allah bersamaku

Aku takkan pernah menyerah
Aku takkan pernah lelah
Dan kalah lagi olehmu

Terserah apa maumu, wahai Corona
Karena kau adalah takdir Allah
Dan takdirku hanya Allah yang memiliki
Aku akan meminta kepada-Nya
Melindungiku darimu yang pongah

Terserah apa maumu, Corona
Aku sudah kebal menghadapimu
Aku sudah siap melepasmu

rumahmediagrup/bungamonintja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.