Kaum Rebahan Bukan Kaum Terserah

Kaum Rebahan Bukan Kaum Terserah

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Istilah kaum rebahan mulai digunakan dan nge-hits di akhir tahun 2019. Kaum rebahan sendiri lebih merujuk pada kaum milenial, yang populasinya terbesar di Indonesia.

Di usia 20-an hingga 30-an, rebahan merupakan hal yang sangat berharga. Terlebih lagi untuk melepas lelah usai melewati hari-hari yang menguras tenaga, waktu, serta pikiran baik karena pekerjaan, kuliah, kegiatan komunitas, ataupun seabrek aktivitas ala milenial.

Namun seiring berjalannya waktu, kaum rebahan ini diidentikkan dengan hal yang negatif. Yaitu kaum milenial yang mengisi waktu luang dengan hal-hal yang tidak produktif maupun unfaedah menurut khalayak. Tik-tok-an, FaceApp-an, nge-games, ataupun yang lainnya.

Padahal tidak semua fakta berkata demikian. Banyak dari kaum milenial ini yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah hanya sambil rebahan di rumah. Apalagi saat pandemi Covid-19 ini, kaum rebahan justru membuktikan meskipun di rumah saja mereka tetap produktif bekerja, berdakwah, dan belajar melalui smartphonenya.

Sehingga kaum rebahan ini bukanlah kaum terserah, yang menyerah begitu saja dengan keadaan. Namun mereka mampu berinovasi dan mendobrak batas-batas mainstream serta menunjukkan pola-pola baru dalam menjalani hidup.


Inilah sejatinya kaum rebahan. Kaum yang mampu berfikir kedepan. Memutus mata rantai kenyamanan pada kondisi-kondisi ideal. Sehingga melahirkan generasi yang mampu terus produktif dalam kondisi apapun, karena mereka bukan kaum terserah.

Rumah Media Grup/EndahSulis1234

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.