Sambal terasi dan terserah

Sambal Terasi dan Terserah

Hari kedua pernikahan kita…

Abang suamiku yang tersayang,

Besok mau dimasakkan apa?

Terserah, dik…

Itu jawabmu

Maka kumasakkan sambal terasi untukmu

Hari ketiga, aku bertanya lagi

Abang tercinta pengen dimasakkan apa?

Terserah, katamu….

Kumasakkan lagi sambal terasi

Abang bilang enak sekali

Hari ke empat sampai ketujuh

Setiap kali aku tanya abang ingin dimasakkan apa

Jawabnya selalu terserah

Maka setiap kali abang menjawab terserah

Pikiranku langsung tertuju kepada sambal terasi

Hingga hampir sebulan pernikahan kita

Kita selalu makan sambal terasi

Oh ya bang…bukan berarti aku tidak bisa memasak selain sambal terasi

Tapi aku hanya mencoba untuk belajar memanajemen keuangan kita

Karena kita memutuskan untuk madiri

Di awal pernikahan kita

Uang kita terbatas…

Kita masih baru memulai kan, bang?

Masa itu begitu sulit….

Hingga setiap terserahmu berarti sambel terasi

Rumahmediagrup/muslimatulfaiqoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.