Kemudahan Dengan Ketakwaan

Kemudahan Dengan Ketakwaan

Allah berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. Ath-Thalaaq [65]: 4).

Demikian janji Allah bagi mereka yang bertakwa, terhadap ayat di atas Imam Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah akan membuat gampang urusannya dan mengadakan baginya jalan keluar dengan segera.

Kebalikan dari perilaku bertakwa adalah kemaksiatan kepada Allah, maka akibtanya pun sudah bisa ditebak, bukan lagi kemudahan dalam berbagai urusan yang akan didapat, tetapi kesukaran yang dirasakan. Allah mensyaratkan jika ingin mendapatkan kemudahan dalam berbagai urusan, maka jalannya adalah dengan mendekat kepada-Nya, dengan bertakwa, menjalankan segala yang diperintahkan dan menjauhi segala yang dilarang oleh-Nya.

Ada satu kisah yang dapat dipetik pelajaran darinya. Di satu pagi beranjak siang, di depan loket pendaftaran ulang di satu kampus, para mahasiswa yang akan melakukan daftar ulang tampak berjubel. Hilir mudik sibuk dengan berkas administrasinya masing-masing.

Tak berapa lama berselang, tampak seorang mahasiswa berjalan menuju kerumunan, ia rupanya baru datang dan segera menyerahkan berkas pendaftaran ulang ke loket. Teman-temannya nyeletuk. “Antri Mas, kami aja yang duluan belum dipanggil!”. Si Mas ini cuma tersenyum mendengar selorohan teman-temannya.

Namun, teman-temannya dibuat kaget bercampur keheranan, dia yang belakangan datang dan menyerahkan berkas, ternyata lebih dulu dipanggil untuk menerima kembali berkasnya sebagai  tanda proses pendaftaran ulangnya sudah selesai. “Memang semua tergantung amalan.” Lagi-lagi temannya ada yang nyeletuk, ia hanya menanggapi dengan senyuman dan pamitan pergi terlebih dulu.

Penulis teringat hadis yang menggambarkan ragam kondisi manusia tatkala melewati titian shirathal mustaqim di hari akhir nanti. Kala itu ada yang melewati jembatan shirath dengan sekejap kedipan mata, ada yang laksana kilat, ada yang seperti menunggang kuda atau unta, ada yang dengan berlari, berjalan, dan ada yang merangkak.

Sungguh beruntung orang mukmin yang mendapat kemudahan dari Allah tatkala melewati shirathal mustaqim, urusan mereka pada hari itu Allah mudahkan, tentunya tak terlepas dari ketakwaan mereka selagi hidup di dunia. Semoga kita dapat menjaga ketakwaan kepada Allah dan pada akhirnya Ia memudahkan urusan kita. Aamiin.      

(rumahmediagrup/wahyudinaufath)

Gambar: pixabay

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.