Pernikahan di Masa Pandemi

Kamis sore saya mendapat telepon dari kakak sepupu bahwa hari Minggu ini dia akan menikahkan putranya. Telepon tersebut sekaligus merupakan undangan darinya untuk keluargaku. Saya agak terkejut juga karena sebelumnya tidak tahu bahwa ia akan menikahkan putranya saat ini. Apalagi dalam situasi pandemik corona banyak orang yang membatalkan rencana pernikahannya di tahun ini.

Hari yang dinanti pun tiba. Malam harinya ada acara tasyakuran di rumah kakak sepupu. Yang diundang hanya tetangga dekat dan kerabat dekat saja. Karena mungkin takut kalau kalau nanti ada yang membubarkan acara. Namun alhamdulillah acara cukup singkat dan para tamu segera pulang.

Pagi Hari Minggu, saya sudah siap berangkat mau ikut mengantar rombongan pengantin pria ke tempat mempelai wanita. Meskipun tempat yang kami tuju berbeda kabupaten namun tidak terlalu jauh jaraknya karena kami tinggal di wilayah perbatasan. Cukup memakan waktu 20 menit untuk ke sana. Meskipun kalau mengantar pengantin bagi sebagian besar ibu-selalu identik dengan dandanan yang agak menor dikit, namun karena situasi pandemik protokol kesehatan tetap dipakai. Masker penutupan mulut dan hidung tak pernah lepas dari para pengantar. Dandan boleh tapi masker tetap dipakai.

Sampai tiba di tempat mempelai wanita. Kami rombongan pengantar cukup menunggu di parkiran menuju rumah pengantin wanita. Sedangkan pengantin pria langsung menuju KUA. Karena jumlah yang ikut masuk ke kantor KUA dibatasi, jadi kami cukup menunggu saja sampai acara akad nikah selesai. Kami tidak mengikuti acara sakral ijab qobul.

Setelah acara ijab qobul selesai, rangkaian acara di rumah mempelai wanita dimulai. Dari mulai acara penyambutan sampai acara serah terima pengantin. Acara diakhiri dengan santap hidangan dari yang punya hajat.

Cukup singkat dan sederhana acara pernikahan di masa pandemi ini. Tidak perlu mewah, tak perlu sewa gedung dan tak ada pesta rame-rame. Dan yang pasti, tentunya irit biaya. Bagi yang mau menikah saat ini, mungkin bisa jadi bahan pertimbangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.