Bangkit, Energi Positif

Untukmu para guru.

Jika ujian nama baik, mental terpuruk, jika kepercayaan masyarakat menurun, maka charging dirimu, semangatmu dengan hal-hal lain agar refresh mentalmu menuju kebangkitan baru.
Apa kebangkitan baru bagimu guruku?

Apa sebenarnya kunci untuk mampu melewati sebuah keterpurukan menjadi sebuah kesuksesan?
Mari kita lakukan tahapan sebagai berikut.

  1. Berhenti untuk menyalahkan pihak lain.
  2. Segera keluar dari zona nyaman.
  3. Segera memandang, membaca, menggali hal-hal positif yang berada di hadapan mata.
  4. Ikuti perkembangan jaman.
  5. Lakukan muhasabah.
  6. Minta petunjuk kepada Allah dan mohon Ridho-Nya.

Pembahasan kita mulai dari yang pertama.

  1. Berhenti untuk menyalahkan pihak lain.
    Berhentilah untuk menyalahkan orang lain meski pada saat itu, orang lain juga mengambil bagian terjadinya sebuah kegagalan. Namun janganlah hal itu kita jadikan pegangan apalagi kita kambing-hitamkan, agar kita terhindar dari penyebab kegagalan itu.
  2. Segera keluar dari zona nyaman.
    Anda merasakan hari-hari yang anda lalui nyaman dan aman tanpa terpikir telah mengikuti perkembangan atau tidak. Sehingga ada slogan “Ono jipang kok golek koro, ono sing gampang kok golek sing soro” (Bahasa Jawa) artinya jika ada yang mudah mengapa mencari yang sulit. Malas untuk berbuat sesuatu untuk yang disebut sebagai suatu perkembangan. Merasa bahwa telah memberikan yang terbaik, karena itulah yang diperoleh selama ini. Menutup diri terhadap suatu perkembangan baru, dengan alasan, itu adalah hal yang tidak mungkin dilakukan. Maka sebuah slogan yang menyatakan “Nothing impossible” akan dilewati begitu saja.
  3. Segera memandang, membaca, menggali hal-hal positif yang berada di hadapan mata.
    Segeralah menyadari untuk memandang lebih jeli, bahwa di hadapan kita banyak hal positif yang memberikan manfaat dalam kehidupan. Itu lebih menguntungkan daripada menguras tenaga, karena terbawa oleh energi negatif dalam memberikan penilaian terhadap permasalahan yang kita hadapi di luar diri kita. Segeralah temukan meski itu kecil, jadikan energi pembuka untuk dikembangkan menjadi lebih besar. Sadarlah energi positif sungguh bermanfaat, bukan hanya kepada orang lain tetapi akan kembali kepada diri kita sendiri.
  4. Ikuti perkembangan jaman.
    Tidakkah anda mengenal ada tahap-tahap perubahan dari zaman ke zaman, demikian juga sepanjang dalam kehidupan. Cobalah kaji ulang sepanjang usia kita, kita sudah melewati berapa zaman. Yang disebut sebagai zaman globalisasi, zaman milenial, zaman digital. Ini adalah zaman-zaman terakhir diketahui dan juga dialami. Mau tidak mau semua orang wajib mengikuti perkembangan zaman tersebut. Jika tidak demikian, maka sedikit demi sedikit mereka akan tergeser oleh perkembangan peradaban. Mereka yang mengikuti meski usianya sudah tua, tidak akan tergeser oleh zaman.
  5. Lakukan muhasabah diri.
    Manusiawi sekali bahwa seseorang akan terbentur kepada permasalahan dan melakukan kesalahan dalam menghadapinya. Itu tidak bisa dipungkiri, bahkan kadang seseorang secara sengaja melakukan kesalahan itu demi mencapai sebuah ambisi diri. Kesalahan yang telah dilakukan tentu akan berakibat buruk. Jika pun tidak berakibat buruk, itu karena kekuatan mental para korbannya.
    Contohnya, Korban dari sebuah tindak penipuan bukannya membuat korban terpuruk, tetapi justru dia bangkit untuk strategi baru dengan semangat baru.

Mengapa demikian?
Jawabannya ada pada poin berikut.

  1. Minta petunjuk kepada Allah dan mohon Ridho-Nya
    Orang-orang yang dekat dengan sang pencipta, lebih diberikan kekuatan dan keselamatan. Kekuatan iman dalam menghadapi keselamatan kehidupan. Membicarakan tentang keselamatan kehidupan, seperti bertolak belakang dengan poin 5. Mengapa orang-orang yang yang telah cukup dekat dengan penciptanya juga menjadi korban sebuah tindak kejahatan. Bukankah orang-orang yang dekat dengan Allah, dia diberikan keselamatan? Justru inilah jawaban bersayab dari keselamatan yang dimaksud.
    Ibadah yang dilakukan oleh umat-Nya adalah sebuah syarat untuk mendapatkan pahala surga dan untuk mendapatkan surganya Allah, maka Allah memberikan ujian kepada seluruh ibadah yang dijalani. Keberhasilan mereka dalam melewati ujian tersebut adalah janji Allah untuk diberikan tiket menuju surganya Allah.

Dari 6 poin tersebut yakinlah kita tidak akan termasuk diantara orang-orang yang terpuruk. Niscaya kita bisa menghadapi permasalahan yang ada dihadapan kita. Benarlah jika dikatakan bahwa Allah tidak akan memberikan ujian melampaui keterbatasan umatnya. Semua permasalahan adalah tahapan untuk membangun kekuatan untuk mampu menyelesaikan permasalahan yang lebih berat. Coba putar ulang! Oke… Bagaimana? Benar kan! Segera bangkit dan lakukan perbaikan diri, percayalah Energi kebangkitan ada di dirimu seperti diriku dan diri mereka.

Lumajang, 16062020

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.