Build the love

::Build The Love::


Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta.

Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karena jatuh cinta? Bukan.

Tetapi karena mereka terus membangun cinta. Jatuh cinta itu sangat mudah, dalam hitungan menit juga bisa. Namun membangun cinta perlu waktu seumur hidup. Iya apa iya?

Mengapa jatuh cinta gampang? Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan yang ada pada pasangan kita.

Saat memasuki biduk pernikahan, tak ada hal yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi kurang lebih 24 jam sehari, semua akan terlihat dengan sendirinya. Hal positif dan negatif yang ada pada pasangan.

Di sinilah letak perbedaan jatuh cinta dan membangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai. Namun membangun cinta seringkali dalam keadaan tak baik. Dalam kondisi gemas, khawatir, cemburu, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik untuk bersama memahami konflik dan mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal yang sensitif untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex. Namun sesensitif apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kegeraman tak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan lagi surga akan tetapi menjadi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? Tentu saja bisa, saat masing-masing mengingat komitmen awal mereka saat pertama mengayuh biduk. Apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan?

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Menikah itu mudah namun membangun cinta setelah menikah itulah yang sulit. Maka dari itu bangunlah cinta dengan sebijak mungkin.

All you need is LOVE.

#Dari berbagai sumber

rumahmediagroup//afaf.aulia18

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.