Istiqomah Dengan Tiga Langkah

Istiqomah Dengan Tiga Langkah

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Memang dalam hidup ini ada dua perkara yang sangat sulit untuk dilakukan, terutama bagi kita-kita yang tengah meniti jalan hijrah.

  1. Memulai perubahan (hijrah) ke arah yang lebih baik yang di ridhoi Allah dan Rasul.
  2. Istiqomah dalam kebenaran.

Nah kita disini akan fokus pada bahasan Istiqomah nya ya, sehingga apa yang sudah kita mulai itu tidak sia-sia.

Istiqomah secara bahasa terdiri dari dua kata yaitu ista dan qooma.

Ista memiliki makna yaitu sebuah usaha atau keinginan untuk mewujudkan sesuatu. Adapun qooma memiliki arti yaitu tegak, lurus, atau sempurna.

Jadi bila digabungkan, istiqomah adalah usaha untuk tetap tegak dan lurus di jalan Allah SWT. Seseorang yang istiqomah tidak akan goyah sedikitpun.

Jalan keistiqomahan disebut dengan mustaqim. Sebagaimana dalam surat Al-Fatihah ayat keenam ihdinas siratal mustaqim yang artinya tunjukkan jalan yang lurus.

Artinya orang yang istiqomah adalah orang yang berada di jalan yang lurus.

Salah satu orang yang memiliki karakter istiqomah adalah mereka yang dikala tegak, memiliki kuasa mengingat Allah dan dikala ia jatuh, tak punya kuasa maka ia tetap mengingat Allah.

Karakter ini terdapat dalam firman Allah pada QS. Ali-Imran ayat 191:

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya:

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):

“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

Istiqomah, sebuah kata yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan. Padahal hanya sebuah kata dengan 3 suku.

Ini adalah kata yang bila diamalkan akan menjadi panduan dalam menjalankan hidup lebih baik.

Bahkan istiqomah adalah salah satu nikmat yang Allah berikan untuk kemudian kita syukuri. Sebagaimana dalam hadist Nabi SAW. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الثَّقَفِيِّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْ لِي فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا بَعْدَكَ قَالَ قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ فَاسْتَقِمْ

Dari Sufyan bin Abdullâh ats-Tsaqafi, ia berkata: Aku berkata, “Wahai Rasûlullâh, katakan kepadaku di dalam Islam satu perkataan yang aku tidak akan bertanya kepada seorangpun setelah Anda!” Beliau menjawab: “Katakanlah, ‘aku beriman’, lalu istiqomahlah”.

[HR Muslim, no. 38; Ahmad 3/413; Tirmidzi, no. 2410; Ibnu Majah, no. 3972].

Boleh lho kita belajar istiqomah dari yang kecil-kecil, misalkan menutup aurat saat keluar rumah, bangun pagi sebelum shubuh, baca Alqur’an 1/4 juz perhari. Bisa banget kan.

Nah yang terakhir adalah tips untuk para pejuang hijrah agar tetap istiqomah

  1. Meluruskan niat
    “Sesungguhnya setiap perbuatan bergantung pada niatnya”. Hadist ini memiliki makna yang dalam.

Karena dengan hadirnya niat yang bersih sebelum menjalankan ibadah maka kita akan lebih mudah dalam melakukan ibadah tersebut berulang kali tanpa beban sedikitpun.

  1. Memahami nakna syahadat
    Kita harus sadar bahwa dua kalimat syahadat yang kita ucapkan tidak hanya sekedar kalimat penanda keIslaman. Dua kalimat syahadat juga memiliki konsekuensi.

Konsekuensi tersebut adalah bahwa kita harusnya tunduk dan patuh atas semua aturan Islam. Menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Agar bisa istiqomah, seorang muslim harus memahami makna syahadat agar ia bisa menjalankan ibadah dengan yakin dan sungguh-sungguh.

  1. Berjamaah dan pilihlah teman yang se visi
    Berjamaah, atau bersama-sama dengan jamaah dakwah, atau komunitas hijrah. Maka istiqomah akan semakin ringan. Karena kita tidak akan sendirian meniti jalan Allah, apalagi kita hidup di jaman kapitalis yang rawan godaan.

Dengan teman dekat yang se visi, jika kita lemah ada yang menguatkan. Jika kita salah ada yang mengingatkan. Sehingga istiqomah dalam kebenaran akan semakin indah.[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.