Rumah Tangga Idaman

Rumah Tangga Idaman

Keluarga adalah rahmat yang tak ternilai harganya. Allah menjadikan keluarga sebagai wadah awal untuk mencetak generasi Islam yang memiliki komitmen tinggi untuk berkhidmat kepada diennya serta taat kepada Allah dan rasul-Nya.

Keluarga juga menjadi tempat berteduh dari segala kegundahan dan kedukaan yang dirasakan penghuninya. Dengan adanya keluarga, bersemayamlah kedamaian dan ketenteraman yang menjadi naluri setiap insan untuk mereguknya melalui biduk rumah tangga.

Di dalamnya kita bisa merasakan kenikmatan seumpama di surga. “Rumahku surgaku,” demikian ungkap Rasulullah. Tentunya kenikmatan di rumah laksana surga itu diraih manakala masing-masing penghuninya bisa menjaga kedekatan diri dengan Allah Subhaanahu wa ta’ala.

Sebaliknya, tatkala pribadi yang hidup dalam atap keluarga itu telah merenggang hubungannya dengan Allah. Hal itu hanya menghilangkan “surga” yang berada di rumah tersebut. Rumah bisa laksana “neraka”.

Anggota keluarga bisa jadi bertindak semena-mena atau menzholimi terhadap anggota keluarga yang lain akibat dari perlakuan buruk di masa silam atau pun masa sekarang.

Dikisahkan seorang anak menyeret orang tuanya dari dalam rumah melewati pintu sampai ke jalanan. Si anak memang dikenal sebagai anak yang berperangai kasar. Si bapak yang mendapat perlakuan demikian dari anaknya hanya diam saja. Hingga tiba-tiba sang ayah berseru, “Cukup anakku! Dulu aku hanya menyeret ayahku sampai pintu depan rumah.” (muslimahdaily.com).

Kita dapati dalam kisah tersebut, si ayah yang diseret oleh anaknya yang tentu hal itu merupakan perlakuan durhaka seorang anak terhadap orang tuanya, ternyata dulunya sang ayah juga pernah melakukan dosa yang sama terhadap bapaknya, sehingga kini ia mendapat perlakuan yang sama yang dulu pernah dilakukannya.

Semoga kita makin berhati-hati dengan segala tindak tanduk yang dilakukan, agar berbuah manis semanis kita berupaya menjaga ketakwaan kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala.  

(rumahmediagrup/wahyudinaufath)

Gambar: hijaz.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.