Perjalanan Menuju Bukit Pinus Rangga Pamilang

Perjalanan Menuju Bukit Pinus Rangga Pamilang

Di akhir minggu, saya dan beberapa teman mengunjungi obyek wisata Bukit Pinus Rangga Pamilang. Obyek wisata ini tidak jauh dari tempat kerja saya namun kami belum mengunjunginya. Banyak sekali wisata di daerah kami terutama wisata alam.

Berangkatlah kami dengan mengendarai sepeda motor. Kami berempat sehingga cukup menggunakan dua sepeda motor. Perjalanannya cukup menantang sehingga diperlukan pengendara yang cukup handal.

Beberapa menit kemudian, kami melalui jalan menanjak. Bahkan bukan cuma menanjak namun berliku-liku dan menurun tajam. Paling tidak ada sembilan belas belokan. Kami menyebutnya Letter S. Jalan ini membelah hutan dan tebing yang sangat curam luar biasa. Diperlukan konsentrasi tinggi. Bagi yang menyukainya, ini sangat menyenangkan.

Udara segar alam perbukitan merupakan karunia Illahi yang tak ternilai. Jauh dari bising seperti di perkotaan. InsyaAllah tidak ada polusi udara dari knalpot kendaraan. Sejauh mata memandang adalah hijau asri. Dalam perjalanan, sekali-kali kami melewati pemukiman penduduk desa. Begitulah perumahan di desa, antara desa yang satu dengan lainnya dibatasi hutan. Pemandangan hutan berganti pesawahan. Kami sudah dekat dengan lokasi tujuan.

Sawah yang menghijau memanjakkan mata dengan kesegaran. Sejauh mata memandang adalah hamparan sawah yang luas hingga ke lereng bukit. Kami sampai di Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Jalan menurun membelah pesawahan hingga ke tempat parkir yang berlokasi di halaman kantor penjaga pengairan. Di situ terdapat Bendungan Cibogo. Kemudian kami menyeberangi jembatan yang menghubungkan Bukit Pinus Rangga Pamilang.

Sungguh indah pemandangannya. Sangat cocok bagi petualang yang ingin menikmati sensasi bukit namun jauh dari pegunungan. Udaranya sejuk namun tidak dingin seperti layaknya di pegunungan. Sensasi yang berbeda.

Belum ada fasilitas penerangan, hingga kita dapat menikmati suasana yang benar-benar berbeda dari tempat wisata lainnya. Fasilitas MCK tersedia. Beberapa ayunan dan tempat selfie juga disediakan. Dan ini gratis lho. Tidak dipungut biaya sama sekali. Hanya membayar parkir saja sebesar dua ribu rupiah.

Wisata Bukit Pinus Rangga Pamilang menjadi bumi perkemahan. Banyak wisatawan yang sengaja nge-camp untuk menikmati keasrian dan kealamian sebuah tempat wisata. Terdapat dua bukit yang menjadi sajian eksplorasi para wisatawan. Masih ada beberapa bukit yang dipersiapkan agar dapat menampung lebih banyak wisatawan.

Bumi Perkemahan Rangga Pamilang yang terletak di bukit dengan dipenuhi pohon pinus ini menjadi andalan wisata di Kuningan terutama wilayah timur. Memang tidak sebagus seperti beberapa bumi perkemahan yang berada di Lereng Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan namun tempat ini menjadi penting bagi masyarakat di bagian timur Kabupaten Kuningan termasuk perbatasan Jawa Tengah. Bukit milik Perhutani dikelola pemanfaatannya oleh desa setempat, Sukarapih. Semoga memberikan kebermanfaatan bukan hanya bagi wisatawan namun bagi penduduk desa setempat.

Begitulah kami menyikapi new normal. Di mana tiga bulan lebih kami berdiam diri di rumah (stay at home) . Kami bekerja dari rumah (work from home). Walaupun saat ini pemerintah menyatakan new normal namun kami rasa ke luar rumah menuju wisata agro akan lebih aman ketimbang ke tempat keramaian.

Sumber foto: Dokumen pribadi

Rumahmediagrup/saifulamri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.