Hening Dalam Gerimis

Hening Dalam Gerimis

Gerimis sejak sore tak henti, 
Alarm tubuhku mengusik sepi. 


Teduh hening ini begitu damai,
Hati gelisah, hampa menggelayut raga.


Tersiram dinginnya air suci, gundah sirna seketika,
Betapa DIA mengasihi tanpa diminta. 

Tak terbiarkan terlena parau senda gurau.


Dulu yang menghambakan mendekatiMU. 
Bermunajah oleh kesakitan sedemikian rupa.


Jika bukan karena aneka upaya yang  kucoba, 
Mengeras batu, menghalangi seperti buntu.


Tetapi masih tersisa noktah kebaikan untukku.

Lebur derai air mata dalam pertobatan. 

Kupeluk DIA, basahi sajadah meluapkan kesedihan

Tenteram, lupakan hiruk pikuk yang menipu. 

Menghamba, menghiba kasih sayangMU.  Ingin kuhadirkan terpatri namun sering tak mampu.

Tetapkan  dalam keteduhan ini, ya Rabbi
Kembalikan tegar dan kuatnya hati yang sempat pergi.

Cuma ridaMU, hidup ini kembali berarti. 
Singgah di manapun, tiada terpikat hati.

Berlindung hatiku dari tiada khusyuk,
Dari luapan emosi  menderu haru. 

Dari hunjam nafsu serakah, 
Dari aneka tipu harta yang tiada berkah.

gambar : Pinterest

rumahmediagrup/isnasukainr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.